#PENGANIAYAAN#LP-ANAK

Polda Lampung Siap Transparan Tangani Kasus RF

( kata)
Polda Lampung Siap Transparan Tangani Kasus RF
Dirkrimum Polda Lampung Kombes Reynold EP Hutagalung berbicara dengan orang tua RF di TPU Darussalam Langkapura, Rabu, 20 Juli 2022. (Lampost.co/Salda Andala)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Lampung berjanji transparan dalam penanganan kasus RF (17) yang diduga meninggal karena penganiayaan oleh sesama warga binaan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandar Lampung.

Ha itu disampaikan oleh Dirkrimum Polda Lampung Kombes Reynold EP Hutagalung saat bertemu keluarga korban RF (17) di TPU Darussalam Langkapura.

"Ini bentuk transparansi kami. Seluruh rangkaian kegiatan sudah dilakukan, saat ini menunggu hasil autopsi yang berjalan,"katanya, Rabu, 20 Juli 2022.

Menurut Reynold, tujuan autopsi adalah untuk menentukan penyebab kematian RF (17). Oleh sebab itu, pihaknya memohon kepada keluarga dan masyarakat bersabar sebab tim forensik Polda Lampung melakukan autopsi.

"Tentunya kami selaku polisi mendoakan agar jenazah diterima di sisi Allah dan keluarga diberi kesabaran agar selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT," ujar dia.

Di sisi lain, ibu RF, Haritini, berharap keadilan hukum terhadap anaknya. Ia sangat berterima kasih kepada polisi yang sangat serius mengungkap siapa pelaku pembunuhan terhadap anaknya.

"Kami sangat berharap polisi mengungkap pelaku. Kepada siapa lagi kami mengadu kalau bukan kepada polisi dan meminta kepada Allah agar diberi kemudahan,"katanya.

Baca juga: Polisi Gelar Pra-rekonstruksi Kasus Penganiayaan RF di Lapas Anak

Diberitakan sebelumnya, Polda Lampung membongkar makam RF (17) yang meninggal karena diduga dianiaya oleh sesama warga binaan LPKA kelas II A Lampung. 

Berdasarkan pantauan Lampost.co, Rabu, 20 Juli 2022, Ditreskrimum Polda Lampung,Tim Indonesia Automatic Fingerprint System (Inafis) Polda Lampung, dibantu masyarakat melakukan pembongkaran jasad RF. 

 

Wandi Barboy






Berita Terkait



Komentar