#poldalampung#prokes

Polda Lampung Siap Tindak Tegas Pelanggar Protokol Kesehatan

( kata)
Polda Lampung Siap Tindak Tegas Pelanggar Protokol Kesehatan
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad saat memberikan keterangan di halaman gedung DPRD Lampung. Lampost.co/Putri Purnama


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Polda Lampung siap menindak tegas seluruh elemen masyarakat yang melanggar protokol kesehatan yang tertuang dalam Inpres Nomor 6 Tahun 2020 tentang penegakkan disiplin protokol kesehatan.

“Terutama bagi pelaku perjalanan luar negeri yang melakukan pelanggaran dengan tidak melakukan karantina,” kata Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, Selasa, 18 Januari 2022.

Baca juga: Inspektorat Lampung Periksa ASN Nekat Keluar Negeri Saat Nataru

Pandra mengatakan hal itu sesuai dengan Sallus Suprema Lex Esto, yang berarti keselamatan dan kesehatan rakyat adalah hukum tertinggi.

“Jika ada pihak-pihak yang tidak mengindahkan imbauan untuk karantina maka dapat dikenakan sanksi sebagaimana yang tertera dalam Pasal 14 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular dan Pasal 93 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan,” kata dia.

Dalam Pasal 14 UU Wabah Penyakit Menular, lanjut Pandra terdiri dari 3 ayat. Adapun Ayat pertama menyebutkan bahwa siapa pun yang dengan sengaja menghalangi pelaksanaan penanggulangan wabah sebagaimana diatur dalam UU, diancam dengan pidana penjara selama-lamanya 1 tahun dan/atau denda setinggi-tingginya Rp1 juta.

“Pada Ayat 2 berbunyi barang siapa karena kealpaannya mengakibatkan terhalangnya pelaksanaan penanggulangan wabah sebagaimana diatur dalam UU, diancam dengan pidana kurungan selama-lamanya 6 bulan dan/atau denda setinggi-tingginya Rp500.000,” ujarnya.

Selanjutnya pada Pasal 93 UU Kekarantinaan Kesehatan, setiap orang yang tidak mematuhi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan dan/atau menghalang-halangi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan sehingga menyebabkan kedaruratan kesehatan masyarakat dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp100 juta.

“Untuk penegakan karantina kesehatan diawasi oleh Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad). Lembaga itu terdiri dari unsur TNI atau Polri, kementerian/lembaga terkait, relawan yang dipimpin oleh Pangkotama operasional TNI di bawah kendali Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan atau Pangkogabwilhan,” kata Kabid Humas Polda Lampung.

Penegasan hukuman pelanggar protokol kesehatan yang kembali dicuatkan Polda Lampung, disinyalir buntut dari adanya kasus pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan oleh salah satu ASN di lingkungan pemrov Lampung.

Namun, saat Lampost.co mencoba menghubungi Inspektur Provinsi Lampung, Fredy melalui sambungan telepon, tidak ada jawaban.

Winarko







Berita Terkait



Komentar