#minyakgoreng#hargapangan

Program Satu Harga Minyak Goreng di Lampung Dikawal Polda

( kata)
Program Satu Harga Minyak Goreng di Lampung Dikawal Polda
Konsumen memilih minyak goreng kemasan di salah satu toko ritel di Bandar Lampung beberapa hari lalu. (Foto: Lampost.co/Triyadi Isworo)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Direktur Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Lampung, AKBP Ari Rachman Nafarin mengatakan pihaknya tetap melakukan pengawasan terkait pemberlakuan satu harga minyak goreng di Lampung.

"Kami bersama dinas terkait tetap mengawasi kenaikan harga minyak goreng. Tapi kami lihat dulu naiknya wajar atau tidak, dalam pengawasan ini kami tidak bisa kerja sendiri harus melibatkan pemeritah daerah," ujarnya, Kamis, 20 Januari 2022.

Saat disinggung apakah ada sanksi bagi penimbun minyak goreng ini, Ari menuturkan tidak ada sanksi pidana jika masih skala kecil atau masih perorangan.

"Kalau skala kecil perorangan tidak ada pidananya. Tapi diimbau dan diberi teguran saja," kata dia.

Ari menambahkan pihaknya akan memberikan sanksi pidana bagi gudang-gudang yang menimbun minyak goreng. Karena hal itu merugikan orang banyak. 

"Kalau gudang-gudang besar baru diberi sanksi pidana dengan undang-undang perlindungan konsumen. Tapi kalau masih skala kecil kami beri himbau dan teguran saja," tandasnya. 
 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar