#hukum#dpo#eksketuaakli

Polda Lampung segera Limpahkan Mantan Ketua AKLI ke Kejati

( kata)
Polda Lampung segera Limpahkan Mantan Ketua AKLI ke Kejati
tim Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Lampung menangkan DPO tujuh tahun mantan Ketua AKLI Lampung Syamsul Arifin. Istimewa

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Polda Lampung segera melimpahkan mantan ketua  Asosiasi Kontraktor Listrik Indonesia (AKLI) Lampung, Syamsul Arifin (58), ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung. Sebelumnya, warga Jalan Patimura, Telukbetung Utara, itu ditangkap tim Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Lampung setelah tujuh tahun menjadi daftar pencarian orang (DPO).

Tersangka menjadi DPO sejak 9 September 2013 berdasarkan surat No. DPO/09/IX/2014/Ditreskrimsus. Penangkapan dilakukan di Plaza Senayan, Selasa malam, 22 September 2020, bersama istrinya. Kini, tersangka dalam perjalanan dari Jakarta ke Lampung.

Selanjutnya Syamsul Arifin bakal segera diserahkan ke Kejati Lampung. "Besok langsung dilakukan pelimpahan tahap II ke kejaksaan (Kejati Lampung)," ujar Pejabat Sementara Kasubdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Lampung Kompol Rahmad Mardian, Selasa malam, 22 September 2020.

Aparat sementara menyita ponsel milik advokat tersebut dan masih melakukan pemeriksaan secara mendalam. Pelaku diduga kerap bolak-balik Lampung-Jakarta, sebelum akhirnya ditangkap. "Masih dalam pemeriksaan," ujar alumnus Akpol 2003 itu.

Berita terkait: 7 Tahun DPO, Eks Ketua AKLI Ditangkap Tim Cyber Polda Lampung

Syamsul merupakan tersangka atas LP/84/II/2013/LPG/SPKT pada 12 Februari 2013 tentang tindak pidana informasi dan transaksi elektronik (ITE). Dia dinyatakan telah melanggar Pasal 27 Ayat (3) jo Pasal 45 UU RI No. 11/2008 tentang ITE atau Pasal 335 KUHP dan/atau Pasal 310 KUHP dengan ancaman maksimal 6 tahun serta denda Rp1 miliar.

Selain laporan polisi, terdapat dua surat yang menjadi rujukan untuk penetapan Syamsul sebagai DPO, yakni surat perintah penyidikan No. Sp.Sidik/50/II/2013/Ditreskrimsus tanggal 15 Februari 2013 dan surat Kejati Lampung No. B-2271.N.8.4/Euh.1/6/2013 tanggal 21 Juni 2013 perihal hasil penyidikan tersangka Syamsul Arifin dinyatakan lengkap oleh Kejari Bandar Lampung.

Ia sebelumnya dilaporkan pengurus Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Lampung, Napoli Situmorang.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar