#persekusi#videoviral#polda

Polda Lampung Kembali Tetapkan Delapan Tersangka Persekusi GPI Tulangbawang

( kata)
Polda Lampung Kembali Tetapkan Delapan Tersangka Persekusi GPI Tulangbawang
Polda Lampung menetapkan delapan tersangka terkait kasus penghasutan dan penghentian ibadah Natal di Gereja Pentakosta Indonesia (GPI) Tulangbawang. (Foto: Lampost.co/Zainuddin)


Bandar Lampung (Lampost.co)-- Polda Lampung kembali menetapkan delapan tersangka terkait kasus penghasutan dan penghentian ibadah Natal di Gereja Pentakosta Indonesia (GPI) Tulangbawang.

Kasubdit 1 Kamneg Polda Lampung, AKBP Dodon Pryambodo mengatakan, saat ini pihaknya kembali menetapkan delapan tersangka berinisial AM, SM, PA, EH, TR, AK, EP, dan JS.

"Sebelumnya kami telah menetapkan tersangka IM. Setelah dilakukan pengembangan lebih mendalam, dapat diketahui peran masing-masing dari para tersangka dalam penghentian ibadah Natal dan pemalangan pintu gereja, pada 25 Desember 2021 lalu," terangnya, di Mapolda Lampung, Selasa, 25 Januari 2022.

Dodon menjelaskan delapan orang ditetapkan sebagai tersangka dan mereka memiliki peran masing-masing. Tersangka AM berperan menanyakan izin mendirikan bangunan. Sedangkan tersangka SM dan PA berteriak memerintahkan untuk mematikan musik saat kegiatan ibadah.

"Untuk tersangka EH berperan sebagai pencari dukungan warga, dengan mengumpulkan tanda tangan warga untuk penutupan Gereja Pentakosta Indonesia. Dalam melakukan tugasnya, EH dijanjikan uang pulsa senilai Rp50 ribu oleh tersangka IM," ungkapnya.

Baca juga: Pelaku Persekusi di Gereja GPI Tulangbawang Ditetapkan Tersangka

Kemudian untuk tersangka TR berperan sebagai penerima banner dan ikut memasang kayu penghalang di pintu gereja. Setelah itu, tersangka AK melakukan pengancaman terhadap saudara Febe saat proses penyegelan pintu gereja.

"Tersangka EP ikut berperan memasang kayu penyegelan dan tersangka JS berperan menanyakan izin dari kegiatan gereja," ujarnya.

Akibat perbuatannya, para tersangka bakal dijerat dengan Pasal 14 Ayat (1) Undang-undang nomor 1 Tahun 1946 Jo Pasal 55 KUHP dan atau Pasal 160 KUHP Jo Pasal 55 KUHP dan atau Pasal 156 a huruf (a) KUHP Jo Pasal 55 KUHP dan atau Pasal 156 KUHP Jo 55 KUHP dan atau Pasal 175 KUHP Jo Pasal 55 KUHP.

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar