#korupsi#korupsijalan#polda

Polda Lampung Beberkan Kerugian Negara akibat Korupsi Jalan Sutami ke BPK dan Mabes Polri

( kata)
Polda Lampung Beberkan Kerugian Negara akibat Korupsi Jalan Sutami ke BPK dan Mabes Polri
Jalan Ir Sutami, Lampung Selatan. Antara


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI dan Mabes Polri telah menerima presentasi Polda Lampung selama tiga hari sejak 28  hingga 30 September 2021. 

Dirreskrimsus Polda Lampung, Kombes Arie Rachman Nafarin mengatakan, presentasi tersebut terkait tindak pidana korupsi yang menjerat komisaris PT Usaha Remaja Mandiri (URM), Hengki Widodo alias Engsit pada proyek kontruksi preservasi rekontruksi Jalan Prof. Dr. Ir. Sutami, Sribawono. 

"Semuanya sudah oke, hasilnya sudah diterima oleh Mabes dan BPK," katanya, Jumat, 1 Oktober 2021.

Baca: Polda Gandeng BPK Hitung Kerugian Negara Kasus Korupsi Jalan Sutami

 

Ia menjelaskan, materi yang dipresentasikan Polda mencakup awal mula penyelidikkan hingga Engsit mengajukan praperadilan di Pengadilan Negri (PN) Tipidkor Tanjungkarang.

"Dari awal penyelidikan, praperadilan, perangkat hukum yang kita pakai, juga bercerita tentang timeline dan pasal-pasal yang ditujukan," katanya.

Meskipun sudah rampung, Kombes Arie mengaku belum bisa memastikan jadwal BPK untuk turun ke lapangan.

"Kami belum tahu," katanya.

Sebelumnya diberitakan, tim penyidik Polda Lampung telah mengestimasi kerugian keuangan negara akibat tindak pidana korupsi tersebut sekitar Rp60 hingga 65 miliar. Hanya saja, Polda memerlukan perhitungan dari BPK RI demi memastikan angka tersebut. 

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar