#ITE#Polda

Polda Lampung bakal Lebih Hati-hati Tangani Kasus ITE

( kata)
Polda Lampung bakal Lebih Hati-hati Tangani Kasus ITE
Ilustrasi. Medcom.id


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kabid Humas Polda Lampung, Kombespol Zahwani Pandra Arsyad akan menjadikan Surat Edaran (SE) Kapolri bernomor SE/2/11/2021 sebagai pedoman dalam penanganan kasus informasi dan transaksi elektronik (ITE). 

"Para penyidik harus bisa membaca situasi. Setiap ada laporan kasus ITE harus betul-betul komperhensif dan harus mengedepankan resotrative justice (nonlitigasi)," paparnya, Senin, 22 Februari 2021. 

Salah satu upaya preemtif dan preventif adalah dengan memberdayakan virtual police, yakni kerja sama Cybercrime Ditrreskrimsus, Ditintelkam, hingga Bidhumas Polda Lampung.

"Virtual police mengedepankan edukasi masyarakat. Jika ada konten yang memuat unsur SARA atau melanggar UU ITE, akan ada pemberitahuan awal cyber patrol, akan ditegur. Kalau masih melanggar nanti ada klarifikasi, nanti dicek lagi. Kalau masih, baru nanti diproses hukum," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerbitkan SE tentang kesadaran budaya beretika untuk mewujudkan ruang digital Indonesia yang bersih, sehat, dan produktif.

SE terbit atas pertimbangan perkembangan situasi nasional terkait penerapan UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE yang dinilai kontradiktif dengan hak kebebasan berekspresi masyarakat di ruang digital.

Penyidik pun diminta tidak langsung menindak pidana siber sebelum dilakukan edukasi, peringatan, dan klarifikasi dari para pelanggar. 

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar