praperadilanhukum

Polda Kalah di Praperadilan, Status Tersangka Pol PP Perusak Tambak Berlanjut

( kata)
Polda Kalah di Praperadilan, Status Tersangka Pol PP Perusak Tambak Berlanjut
Pemilik tambak yang dirusak Pol PP. Lampost.co/Febi Herumanika


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Shenny Syarief (62) menghadiri secara langsung proses sidang praperadilan melalui kuasa hukumnya melawan Polda Lampung. Sidang tersebut perihal perusakan tambak udang miliknya yang dilakukan oleh empat tersangka, yakini Ardi Herdian Panca (27) Honorer Pol PP, Merpi Pahlepi (33) Honorer Pol PP, Tri Heri Purwanto (46) PNS Pol PP (Kabid Tibum Kab Pesisir Barat) dan Drs. Ben Keda, PNS Pol PP (Kasat Pol PP Pesbar).

Pemohon Praperadilan Shenny Syarief melalui kuasa hukumnya menginginkan status tersangka yang dicabut oleh pihak Polri tetap berjalan sesuai hukum yang berlaku. Sementara termohon Polda Lampung berkeyakinan status tersangka terhadap keempat tersangka tidak memenuhi unsur sehingga dibatalkan.

Dalam sidang yang dipimpin hakim tunggal Ismail Hidayat di Pengadilan Negeri Tanjungkarang Selasa 27 Oktober 2020, mengabulkan permohonan pemilik tambak (Shenny Syarief) dengan begitu status tersangka yang ditetapkan kemudian dibatalkan kembali oleh Polda atas perintah mabes polri itu kembali dilanjutkan kepada empat tersangka yang merupakan PNS dan Honorer Pol PP Pesisir Barat sesuai hukum yang ada.

Usai sidang korban pengrusakan meminta Presiden Jokowi mendengar jeritan yang dia rasakan selama ini, karena usaha yang dia kembangkan merupakan usaha yang akan dijadikan ekonomi khusus di sektor pertambakan.

" Saya menginginkan jeritan saya ini didengarkan oleh pak Jokowi, karena usaha yang saya kembangkan ini sedang diperjuangkan untuk menjadi ekonomi khusus, itu lah yang akan mendatangkan devisa untuk Indonesia pada saat ini, karena kami pasarnya di luar," kata korban pengrusakan, yang baru saja memenangkan proses Praperadilan ini.

Selama ini, kata dia, Presiden sangat menginginkan tambak udang dikembangkan, dipermudah izin-izinya namu kenyataanya tambak udang miliknya dirusak oleh aparat pemerintah itu sendiri.

" Semoga pak Jokowi bisa menolong saya dan mendengarkan jeritan saya ini," kata perempuan parubaya ini dengan mata berkaca.

Setiaji Bintang Pamungkas







Berita Terkait



Komentar