poldaASN

Polda Enggan Beberkan Identitas 2 ASN Tersangka OTT 

( kata)
Polda Enggan Beberkan Identitas 2 ASN Tersangka OTT 
Kabid Humas Polda Lampung Kombespol Zahwani Pandra Arsyad. Lampost.co/Asrul S Malik


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Subdit III Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung telah menetapkan 4 orang tersangka, terkait operasi tangkap tangan (OTT), terhadap dua Oknum ASN di Inspektorat Pemkab Lampung Timur, dan dua orang lainnya, di Batang Hari Nuban, Lampung Timur.

Kabid Humas Polda Lampung Kombespol Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, awalnya Subdit III Tipikor melakukan OTT terhadap satu  orang ASN, dan satu orang warga Sipil. Kemudian, aparat melakukan pengembangan dan kembali menangkap seorang ASN dan satu orang warga Sipil. Sehingga, teradapt 4 orang yang ditangkap.

Berita Terkait: Bupati Lamtim Serahkan ke Penegak Hukum Terkait 2 ASN Terjaring OTT

Diduga, oknum Inspektorat tersebut sering memeras kepala Desa di Lampung Timur, sehingga beberapa kades melaporkan hal tersebut ke Mapolda Lampung.

"Dilakukan operasi tangkap tangan pada Sabtu, 4 Juli 2020 dari keempat tersangka sudah ditahan sejak 6 juli 2020," ujar Kabid Humas Polda Lampung Kombespol Zahwani Pandra Arsyad Selasa, 7 Juli 2020.

Pandra menambahkan, dari OTT tersebut diamankan sejumlah uang. Informasi awal, total Rp65 juta uang disita dari perbuatan rasuah tersebut.

Berita Terkait: Pengamat Sebut OTT Inspektorat Harus sampai ke Persidangan

Namun, Pandra tak memaparkan secara rinci besaran uang yang diamankan. Selain itu, aparat juga tak memaparkan secara rinci, identitas pelaku,  termasuk Jabatan dan Dinas para pelaku bekerja. "Diamankan sejumlah uang," paparnya.

Para pelaku dijerat dengan pasal 12 Huruf E, UU Nomor 19 Tahun 2019, Tentang Perubuhan Kedua Atas UU nomor 30 Tahun 2002, tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.  "Kita jerat dengan pasal 12 huruf E," paparnya.

Saat ditanya terkait identitas pelaku, asal dinas, dan jumlah barang bukti terhadap Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, namun yang bersangkutan tak merespon pertanyaan tersebut.

Sepanjang tahun 2019-2020, setidaknya Polda Lampung sudah dua kali melakukan Operasi tangkap Tangan terhadap ASN. Dua ott tersebut, pelaku merupakan Oknum ASN Inspektorat.

 

Setiaji Bintang Pamungkas







Berita Terkait



Komentar