liburpanjangcovid-19

Polda Antispasi Kepadatan Arus Lalu Lintas Jelang Libur Panjang

( kata)
Polda Antispasi Kepadatan Arus Lalu Lintas Jelang Libur Panjang
Dirlantas Polda Lampung saat memaparkan persiapan antisipasi kepadatan arus lalin, jelang libur panjang.Lampost.co/Asrul Septian Malik


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Memasuki libur panjang pada 28-30 Oktober 2020, Direktorat Lalulintas Polda Lampung bersiap mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas, khususnya di jalur tol trans sumatera (JTTS), dan pelabuhan Bakauheni-Merak.

Dirlantas Polda Lampung Kombespol Donny Sabardi Halomoan memaparkan agar pengendara atau pemudik, mengedepankan protokol kesehatan Covid-19.

Pihaknya sudah berkoordinasi dengan BPTD VI Bengkulu Lampung, Dishub Provinsi Lampung, PT ASDP Merak Bakauheni, dan pengelola JTTS.

"Agar tetap melancarkan arus lalulintas khususnya di pelabuhan Bakauheni, Jalan tol, dan jalan alteri," ujarnya.

Polda Lampung mengajukan upaya penambahan 5 Pos Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Lampung, sehingga total nanti ada 10 Post PJR. Kemudian di KM 87 jalur A dan B, dibangun vide trone Superbesar, untuk mensosialisikan keselamatan  berkendara.

Bagi pengendara yang hendak menyebrang ke pelabuhan Bakauheni dari  JTTS, agar masuk ke area pelabuhan, mininal 2 jam sebelum keberangkatan, agar tidak terjadi kepadatan dan penumpukan kendaraan.

"Kami sampaikan juga saat ini, pelabuhan Bakauheni menggunakan freezy (tiket online), tidak menjual tiket di pelabuhan, pengendara agar bersiap membeli tiket di gerai-gerai, yang sudah ada," paparnya.

Langkah-langkah taktis  mengurai kemacetan, di jalan Tol dan jalur arteri sudah disapkan oleh pihak Polda Lampung "Kita harap masyarakat tidak miskin informasi," paparnya.

Sementara, Kasat PJR Ditlantas Polda Lampung Kompol Azizal Fikri memaparkan, secara mobile personil PJR akan melakukan patroli pengaturan lalulintas rutin, hingga rekayasa lalulintas yang sifatnya situasional.

Kemudian jika terjadi kepadatan arus lalulintas, Rest area dijadikan titik utama sebagai kantung parkir kendaran.

"Dari Mesuji, Tuba, Lamteng, Pesawaran (JTTS), apabila ada kepadatan arus kendaraan dari tol itu kita keluarkan melalui jalul arteri, sehingga ada interval waktu mereka sampai ke pelabuhan Bakauheni, kemudian untuk kepadatan kendaraan khusus truk besar, selain dikeluarkan ke Jalur Arteri, apabila sudah dekat Lampung Tengah, Lampung Selatan ataupun Bandar Lampung, juga akan kita lakukan pengantungan di rumah makan, atau tempat-tempat yang punya space dan berkoordinasi dengan satuan kewilayah (Polres/Polresta Setempat)," paparnya.


Operasi Zebra Krakatau 2020

Direktorat Lalulintas Polda Lampung juga bakal melaksanakanOperasi Zebra Krakatau 2020 yang akan dimulai pada 26 Oktober sampai 8 November , 

Menurut Dirlantas Polda Lampung Kombespol Donny Sabardi Halomoan, pada Ops Zebra Krakatau nanti, akan melibatkan sebanyak 588 personil jajaran Polda Lampung. 94 dari Polda dan 494 personil Polres jajaran di Lampung.

Adapun tujuan Ops Zebra ini yakni berkurangnya jumlah pelanggaran dan kejadian lakalantas, adanya peningkatan kualitas keselamatan di jalan dan menurunkan tingkat fatalitas korban laka. Kemudian meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas termasuk dalam pilkada.

“Kita ketahui di Lampung saat ini akan melaksanakan pilkada 8 kabupaten/kota. Diharapkan dengan massa kampanye itu, disiplin masyarakat tetap dipertahankan,” paparnya.

Kemudian terbangunnya budaya tertib lalu lintas khususnya di kalangan generasi millenial dan para peserta kampanye pilkada 2020.

“Tercipytanya situasi kamseltibcar lantas yang kondusif di tengah pandemi Covid-19,” kata Dia.

Selain itu, Ops Zebra Krakatau bertujuan untuk membangun budaya masyarakat melakukan kebiasan baru dalam berlalu lintas. Diantaranya menggunakan masker, jaga jarak, cuci tangan dan tidak berkerumun.

“Berkurangnya angka penularan Covid-19, khususnya di jalan arteri dan jalan Tol yang memungkinkan menjadi klaster penularan,” ungkapnya.

Oleh karena kata Dirlantas Polda Lampung itu, melalui pres konference ini pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar melengkapi surat kendaraan dan kelengakapan kendaraannya.

“Kami bekerjasama dengan Dinas Perhubungan untuk memasang himbauan keselamatan berlalulintas di 9 trafic light (TL) yang ada di Kota Bandarlampung,” katanya.

Kesembilan trafic light (TL) itu berada di Tugu Raden Intan, Abdul Muluk, Tugu Adipura, Cokro-Sudirman, Cut Mutia-Wolter Monginsidi, Begadang Resto, Palapa, Lungsir dan TL King.

 

Setiaji Bintang Pamungkas







Berita Terkait



Komentar