#napi#asimilasi

Polda akan Tindak Tegas Napi Asimilasi yang Berulah

( kata)
Polda akan Tindak Tegas Napi Asimilasi yang Berulah
Foto: Google Image


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Polda Lampung bersama jajarannya melakukan monitoring guna mencegah tindak pidan narapidana umum dan anak yang dibebaskan melalui program asimilasi oleh Kemenkumham.

Hingga saat ini, Polda Lampung belum mendapatkan laporan atau informasi dari masyarakat, terkait napi asimilasi yang berulah dan ditangkap. Total ada 1.614 napi umum dan anak di Lampung yang dibebaskan.

"Kalau sampai saat ini belum dapat laporan, (napi ditangkap karena beraksi), tapi pencegahannya, saya sudah koordinasi dengan Kemenkumham, untuk minta nama-nama napi, khususnya perkara pidana C3, dan saya sebarkan ke tiap Polres, kalau ada kejadian kami tindak," ujar Dirreskrimum Polda Lampung Kombespol M. Barly, Senin 20 april 2020.

Bahkan, pihaknya melibatkan personil Polresta dan Polres membentuk tim untuk mencegah adanya napi asimilasi yang melakukan tindakan criminal.

 "Pesan saya buat napi asimilasi, jangan resahkan masyarakat di tengah pandemi korona, kalau enggak mau kita tindak tegas dan terukur," katanya.

Akan tetapi Barly memaparkan, Polres Lampung Utaran dan Tengah telah menangkap napi yang mendapatkan program asimilasi. 

Informasi yang didapat Lampost.co, pihak Polres menangkap napi yang baru bebas, karena mereka masih memiliki laporan/catatan kejahatan lainnya selain mereka telah menjalankan masa pembinaan di LP, dan bukan kejadian pasca wabah pandemi ini.

"Nanti diperjelas lagi sama polres di sana, memang dapat info kalau mereka amankan napi," paparnya.

Barly pun telah berkoordinasi dengan jajaran Sateskrim setiap Polres, untuk kembali melakukan patroli, dan pengungkapan kasus pidana baik di Kota Bandar Lampung maupun Kabupaten lainnya.

"Bukan cuma napi, semua saya ingatkan tindakan tegas bakal kami ambil para pelaku criminal. Semalam kami juga tangkap dua pelaku C3, aparat terus begerak menangkap pelaku yang buat resah, nanti akan kami ekspos," katanya.

Senada, Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Rossef Efendi mengatakan sudah memegang nama napi yang bebas karena program asimilasi.

"Kami juga terus lidik dan bekerja, mencari pelaku C3 yang mulai beraksi. Kita pantau juga napi, tindakan tegas terukur kami bakal ambil," katanya.

Setiaji Bintang Pamungkas







Berita Terkait



Komentar