Polpppesawaran

Pol PP Pesawaran Ancam Tutup Losmen Ilegal

( kata)
Pol PP Pesawaran Ancam Tutup Losmen Ilegal
Pasangan tidak resmi yang menginap di losmen dilakukan pembinaan. Lampost.co/Putra Pancasila Sakti


Pesawaran (Lampost.co) -- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pesawaran, mengancam untuk menutup penginapan yang tidak memiliki izin. Hal tersebut tengah didalami pada salah satu losmen di Desa Negeri Sakti Kecamatan Gedongtataan yang sempat diprotes masyarakat beberapa waktu lalu.

"Kalau memang tak memiliki izin operasi, kami akan beri sanksi tegas terhadap tempat penginapan itu, seperti penutupan," ujar Kepala Satuan (Kasat) Pol PP, Kabupaten Pesawaran, Efendi, Selasa, 5 Januari 2021.

Menurutnya, penginapan yang beroperasi sejak 2017 tersebut kerap dipergoki pasangan tidak resmi dan sering diberikan teguran. 

"Kami sering lakukan razia dan waktu itu juga kami mendapati muda mudi sedang menyewa kamar yang diduga melakukan tindakan asusila. Kami lakukan pembinaan dan memanggil orang tua mereka," katanya.

Sampai saat ini, pihaknya masih berupaya untuk memanggil pemilik losmen tersebut guna dimintai keterangan terkait izin operasi.

Sementara itu, Kepala Desa Negeri Sakti, Gema Sukma Jaya, mengatakan losmen tersebut sampai saat ini masih terus beroperasi. Namun hanya usaha fotocopy saja yang berjalan. 

"Kami juga tidak mau mematikan usaha orang. Tapi sampai saat ini kami masih memantau lokasi itu, apakah disalahgunakan atau tidak. Kami tidak mau, ada losmen yang menyewakan kamar, mencoreng nama desa," ujarnya.

Sebelumnya, pada 30 Desember 2020 lalu, tiga pasangan muda diduga melakukan perbuatan asusila di losmen kelas melati tersebut. Peristiwa terjadi tepat saat puluhan warga desa berupaya menyegel dengan membentangkan spanduk petisi penutupan.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar