#pmk#lamsel

PMK Belum Ada di Lamsel

( kata)
PMK Belum Ada di Lamsel
Ilustrasi penyakit mulut dan kuku (PMK) pada sapi diunduh Sabtu, 18 Juni 2022. (Istimewa)


Kalianda (Lampost co) -- Penyakit mulut dan kuku (PMK) pada sapi hingga kini belum ada di Lampung Selatan. Meski demikian, dinas peternakan dan kesehatan hewan (Disnakkeswan) Lamsel bersama Balai Karantina Hewan, Satlantas Polres dan Satpol PP setempat memperketat keluar masuk ternak sapi. Hal itu dikatakan Kepala Disnakkeswan Lampung Selatan, Rini Ariasih.


Menurutnya, Disnakkeswan, Balai Karantina Hewan, Satlantas Polres dan Satpol -PP memperketat lalu lintas keluar masuk ternak sapi di beberapa titik seperti di Pelabuhan Bakauheni dan pintu masuk Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).

"Para petugas melakukan piket 24 jam secara bergantian di posko guna mengantisipasi penyebaran PMK pada lokasi keluar masuk sapi baik yang datang dari Pulau Jawa maupun luar daerah,"kata Rini melalui telepon, Sabtu, 18 Juni 2022.

Baca juga: Cara Lamsel Antisipasi PMK Sapi

Dia menjelaskan, jika sapi yang masuk ke Lampung Selatan terjangkit PMK, sapi tersebut akan dimusnahkan oleh Balai Karantina Hewan.

"Jadi, hewan ternak sapi terjangkit PMK yang masuk ke Lampung Selatan akan dimusnahkan," ujarnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Lampost.co, hewan kurban berupa sapi yang akan disembelih dikarantina terlebih dahulu selama 14 hari. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran penyakit mulut dan kuku.

Wandi Barboy








Berita Terkait



Komentar