#tempathiburan#pmiipringsewu

PMII Pringsewu Soroti Maraknya Tempat Hiburan

( kata)
PMII Pringsewu Soroti Maraknya Tempat Hiburan
PC PMII Pringsewu gelar aksi damai.di depan gedung DPRD, Rabu (25/9/19). Lampost.co/Widodo

Pringsewu (Lampost.co): PC PMII Kabupaten Pringsewu menggelar aksi damai di depan gedung DPRD Pringsewu. Aksi damai yang berlangsung Rabu, 25 september 2019, mengkritisi berbagai kebijakan pemerintah yang dinilai tidak sesuai dengan nurani rakyat.

Berbagai persoalan yang yang masih hangat dan di kritisi para mahasiswa tentang penolakan RUU KPK serta RUU KUHP, serta isu lokal tentang penertiban zona pendidikan yang hari ini di pringsewu belum diatur secara ekplisit .

Bahkan peswrta aksi juga menyoroti maraknya tempat hiburan malam yang berada dilingkungan pendidikan serta tempat ibadah. "Wilayah Kecamatan Pringsewu yang merupakan pusat pendidikan seharusnya bebas dari tempat hiburan malam," ungkapnya.

Aksi masa yang datang sekitar pukul 09.30, membentangkan berbagai spanduk/poster beserta tuntutannya. Sekitar 30-40 menit, beberapa perwakilan mahasiswa menemui ketua dewan Suherman didampingi anggotanya, Joni Sapuan, Sudiono dan Khomsi.

Suherman menyampaikan DPRD Pringsewu berkomitmen dan siap memenuhi apa yang menjadi tuntutan terutama terkait penerbitan perda yang mengatur tentang zona pendidikan di pringsewu.

Joni Sapuan menambahkan bahwa sejauh ini untuk perda tentang pariwisata sudah dibahas memang belum paripurnakan.

 
"Kami ucapkan terimakasih kepada adik adik mahasiswa yang telah menyampaikan aspirasinya tentu ini sangat sejalan dengan apa yang telah kita rancangkan," ungkap Joni Sapuan.

"Ketua PC PMII Pringsewu Rido Sanjaya, mengatakan tujuanya melakukan aksi damai untuk menyikapi berbagai isu nasional  tentang penolakan terhadap RUU KPK dan beberapa RUU KUHP yang kita nilai kontroversi dan berharap DPRD Pringsewu meneruskan tuntutan ke DPR RI," ungkapnya.

Menurut Rido, PMII juga tidak hanya mengangkat isu nasional yang hari ini masih center tetapi, kami juga mengangkat isu lokal terkait kinerja DPRD Pringsewu.

Menurutnya beberapa tuntutan lokal yang mendesak untuk disikapi yakni tentang regulasi perda wisata dan perda zonasi pendidikan di pringsewu.

Dia menambahkan, saat ini pantauan PMII,  masih banyak tempat pendidikan dan sarana ibadah tercemari oleh tempat hiburan malam seperti karaoke. Maka, pihaknya mendorong DPRD untuk melakukan langkah kongkrit lewat inisiasi dewan.

Widodo

Berita Terkait

Komentar