#unila

Plt Rektor Unila Paparkan Plus-Minus PTNBH

( kata)
Plt Rektor Unila Paparkan Plus-Minus PTNBH
Suasana Universitas Lampung (Unila), Kamis, 1 September 2022. (Lampost.co/Andre Prasetyo Nugroho)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Universitas Lampung (Unila) bersiap akan menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH) pada awal 2023. Target itu ditetapkan oleh Rektor Unila nonaktif Karomani. 

Menanggapi hal itu, Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Unila Mohammad Sofwan Effendi menjelaskan kelebihan dan kekurangan saat Unila menjadi PTNBH. 

Ia menjelaskan poin plus-nya PTNBH adalah lebih leluasa dan fleksibel mengelola internal, termasuk masalah sumber daya manusia (SDM), masalah manajemen keuangan, dan aset. 

"Seluruh aset di Unila kecuali tanah, itu menjadi Unila kecuali tanah tetap milik pemerintah itu plus-nya. Sehingga, kami memiliki fleksibilitas dalam menata internal manajemen sesuai visi dan misi Unila," kata Sofwan melalui telepon, Kamis, 1 September 2022. 

Kemudian, untuk poin minusnya, Unila tidak akan menerima bantuan sebagaimana sebelum PTNBH. Dalam artian, Unila tidak mendapat dana hibah apa pun dari kementerian lagi dan mandiri secara finansial. 

"Yang paling penting kerja sama. Jalur Mandiri itu hanya salah satu cara tapi banyak peluang yang kami buka dengan industri, kerja sama dengan Pemda, kerja sama dengan dunia usaha, dan perguruan tinggi lain," jelasnya. 

Selain itu, adanya PTNBH, Unila tidak akan merekrut formasi PNS di lingkungan Unila lagi karena PTNBH. 

"Dosen PNS mungkin tidak akan diizinkan lagi untuk PTNBH termasuk alokasi pindahan, termasuk PPPK, ASN, PNS. Karena seluruh dosen menjadi dosen Unila sebagia dosen PTNBH. Jika ada dosen PNS yang sekarang itu dipertahankan tapi tidak boleh nambah yang baru (PNS)," ujar Sofwan.

Baca juga: Penjelasan Plt. Rektor Unila soal Kekosongan Posisi Pimpinan

Dia melanjutkan karena sudah PTNBH dan fleksibel dalam pengelolaan dana, Unila tidak akan mendapat hibah dari pemerintah, tapi nanti mendapat alokasi dana internal dari Unila sendiri yang dikelola Unila. 

"Berarti harus ada upaya mencari dana menopang tri darma perguruan tinggi," tuturnya. 

Oleh sebab itu, selama menjabat Plt. Rektor Unila ingin memanfaatkan hasil-hasil terutama riset keluaran Unila yang bisa menjadi produk. 

"Ada banyak produk Unila yang bisa dihilirisasi, tinggal bagaimana mengemas itu dalam satu kerja sama yang menguntungkan antara Unila dan pihak industri," ujarnya. 

Sofwan menambahkan jika Unila ditargetkan awal 2023 menjadi PTNBH, maka akan diusahakan tidak keluar off track dari target tersebut. 

"Kalau target Pak Karomani pada 2023 itu PTNBH, Insyaallah saya tidak off track. Pada 2023 bisa disetujui oleh kementerian," pungkasnya. 

 

Wandi Barboy








Berita Terkait



Komentar