#beritalampung#beritapringsewu#polrespringsewu

Plat Kendaraan di Pringsewu Secara Berangsur akan Diganti Warna Putih

( kata)
Plat Kendaraan di Pringsewu Secara Berangsur akan Diganti Warna Putih
Kasatlantas Polres Pringsewu Iptu Khoirul Bahri. Lampost.co/Widodo


Pringsewu (Lampost.co): Pemerintah melalui jajaran kepolisian secara berangsur mulai memberlakukan penerapan plat nomor kendaraan berwarna putih sejak 21 September 2022.

Kasatlantas Polres Pringsewu, Iptu Khoirul Bahri, mengatakan perubahan warna menjadi putih bertujuan untuk memudahkan para polisi lalu lintas mengidentifikasi nomor plat motor pengendara, termasuk mempermudah kamera e-TLE dalam melakukan penilangan secara elektronik dalam merekam nomor kendaraan pengendara apabila melakukan pelanggaran lalu lintas.

"Jadi dengan adanya pemberlakuan plat nomor menjadi warna putih dan teks berwarna hitam ini diharapkan dapat meminimalisir kesalahan dalam mengidentifikasi data dari plat nomor kendaraan. Hal tersebut karena plat nomor berwarna putih akan lebih mudah tertangkap kamera e-TLE dalam melakukan penilangan secara elektronik," kata Khoirul, Rabu, 28 September 2022.

Ia mengatakan penerapan kebijakan pergantian warna plat sudah mulai diberlakukan di Kabupaten Pringsewu dan seluruh wilayah Provinsi Lampung.

Baca juga:  DLH Bandar Lampung Ajukan Pengadaan 8 Kendaraaan Pengangkut Sampah

Menurutnya, pemberlakuan plat nomor kendaraan berwarna putih ini berlaku untuk seluruh kendaraan bermotor yang sifatnya perseorangan, badan hukum, badan internasional, dan juga PNA. "Pemberlakuan perubahan plat nomor kendaraan menjadi putih ini dilakukan secara nasional," kata dia.

Ia menjelaskan perubahan plat nomor kendaraan menjadi putih sudah berlaku sejak 21 September 2022 lalu dan berlaku di seluruh Indonesia.

"Meskipun sudah berlaku, tetapi masyarakat diminta untuk tidak terburu-buru dalam mengganti warna plat kendaraannya, karena pergantian warna plat kendaraan ada ketentuannya," ujarnya.

Pertama, terang dia, khusus kendaraan baru. Kedua, masa berlaku plat kendaraan sudah habis. Ketiga, perpanjangan STNK, dan keempat, perubahan data kendaraan.

"Kalau misalkan masa berlaku STNK masih 2 atau 3 tahun lagi, artinya mereka masih tetap menggunakan plat hitam, dan itu sah. Jadi tidak berlaku bagi masyarakat yang belum habis masa berlaku STNK-nya," ujarnya.

Ia juga mengimbau pada masyarakat untuk tidak melakukan hal nakal seperti, mengecat plat kendaraan dengan warna putih, karena hal ini merupakan salah satu tindakan yang melawan hukum. 

"Kan tertulis di STNK si pengendara apakah warna plat kendaraanya merah, hitam, atau putih. Jadi kalau di STNK-nya tertulis hitam tapi di kendaraannya putih itu sudah menyalahi aturan," kata dia.

Adi Sunaryo








Berita Terkait



Komentar