#netralitasasn#pilkada

Pjs Jangan Segan Menindak ASN yang Tidak Netral dalam Pilkada 

( kata)
Pjs Jangan Segan Menindak ASN yang Tidak Netral dalam Pilkada 
Sekprov Fahrizal Darminto berfoto bersama Pjs Bupati Lamtim dan forkompimda, Senin, 28 September 2020. Dok. Pemkab Lamtim

Sukadana (Lampost.co) -- Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Lampung Timur, Fredy SM, diminta tegas dalam menjaga netralitas aparatur sipil negara (ASN) dalam pilkada 2020 di kabupaten setempat. Jika didapati ASN tidak netral atau memihak kepada salah satu pasangan calon, Pjs Bupatidiminta jangan sungkan-sungkan untuk memproses dan memberikan tindakan tegas.

Hal itu ditegaskan Sekretaris Provinsi Lampung Fahrizal Darminto saat memberikan pengarahan pada acara penerimaan/pengantar tugas Pjs Bupati Lamtim di aula rumah dinas bupati di Sukadana, Senin, 28 September 2020.

Sekprov menjelaskan dalam pelaksanaan pilkada di tengah-tengah pandemi Covid-19, ASN harus dapat mendukung dan menjadi contoh bagi masyarakat terutama dalam penerapan protokol kesehatan (prokes) guna mencegah penyebaran Covid-19. 

“ASN yang melanggar prokes ini dapat diberikan sanksi sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku,” katanya.

Selain itu, sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku, ASN juga harus netral dan tidak memihak kepada salah satu Paslon. “Kalau ada ASN terbukti memihak kepada salah satu paslon, Pjs Bupati jangan segan dan sungkan memproses serta memberikan tindakan plus sanksi tegas,” ujarnya.

Fahrizal juga meminta Pjs Bupati Lamtim beserta seluruh jajaran dapat mengawal penerapan prokes tersebut. Selain itu, juga dapat menginstruksikan para ASN agar dapat terus menyosialisasikan penerapan prokes.

Sekprov juga menjelaskan mengenai tugas dan kewenangan Pjs Bupati Lamtim, di antaranya, memimpin urusan pemerintahan, memelihara kamtibmas, memfasilitasi penyelenggaraan pilkada, dan menjaga netralitas ASN. 

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar