#pjbupati#bupati#pemkab#pemprov

Pj Bupati di Lampung Diminta Berbagi Waktu dengan Tugas Kedinasan

( kata)
Pj Bupati di Lampung Diminta Berbagi Waktu dengan Tugas Kedinasan
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto. Lampost.co/Atika Oktaria


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung meminta para Penjabat (Pj) Bupati yang baru dilantik agar pandai membagi waktu demi tetap bisa maksimal dalam melaksanakan tugas kedinasan. 


"Memanajemen waktu dan pemanfaatan teknologi harus bisa dijalankan Pj Bupati," ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto di Kantor Gubernur Lampung, Minggu, 22 Mei 2022.

Baca: Arinal Larang Pj Bupati Utak-atik Kebijakan

 

Ia mengatakan, Pj Bupati harus mendahulukan skala prioritas program agar bisa mendapatkan hasil yang maksimal.

"Perhatikan program strategis di sana," ujar dia. 

Sementara itu, Pj Bupati Mesuji, Sulpakar mengaku akan berupaya sekut tenaga untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang saat ini berada di angka 69.9 dan menjadi yang terendah di Provinsi Lampung. 

"Kita akan perbaiki dan tingkatkan karena banyak masyarakat yang putus sekolah. Nanti bisa menggunakan dana desa," tuturnya. 

Pj Bupati Pringsewu, Adi Erlansyah mengatakan akan mengoptimalkan keberadaan posko penanganan covid-19 serta menyiapkan dan memfasilitasi Pilkada Serentak 2024 dengan baik.

"Pringsewu juga memiliki program prioritas pengembangan ternak berbasis teknologi, ini akan kami lanjutkan," kata dia. 

Selanjutnya, Pj Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba) Zaidirina menyatakan siap menjemput APBN guna mendukung keberlanjutan progam kerja serta perbaikan infrastruktur. 

"Kita fokuskan agar petani menjadi perserta progam Kartu Petani Berjaya (KPB). Kita akan maksimalkan e-Samdes dan keberadaan Bumdes bersamaan dengan program-program dari provinsi," kata dia. 

Selain ditunjuk sebagai Pj Bupati, ketiga pejabat tersebut juga masih bertanggung jawab pada tugas-tugas di pemprov. Yakni, Adi Erlansyah sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Sulpakar sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), dan Zaidirina sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Transmigrasi.

Sobih AW Adnan








Berita Terkait



Komentar