#Pinjaman#PTSMI#Tubaba#beritalampung

Pinjaman Pemkab Tubaba ke PT SMI Terganjal Persyaratan Administrasi

( kata)
Pinjaman Pemkab Tubaba ke PT SMI Terganjal Persyaratan Administrasi
Salinan surat prihal permohonan penyampaian perubahan Raperda tentang pinjaman daerah yang dikirimkan kepada DPRD Tubaba oleh Pemkab setempat. Sabtu (14/4/2018). (Foto:Lampost/Sobirin)


PANARAGAN  (Lampost.co)-- Upaya pemerintah daerah kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) memasukan dana pinjaman daerah dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sebesar Rp130 miliar terancam gagal karena terganjal persyaratan administrasi.
Persyaratan administrasi berupa berkas perubahan rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang pinjaman daerah kepada PT SMI Persero oleh DPRD setempat . Sebagai mana tercantum dalam surat prihal penyampaian perubahan Raperda yang di kirimkan oleh Pemkab Tubaba kepada ketua DPRD Tubaba, dengan nomor 900/483/III.04/TUBABA/2018 yang ditanda tangani oleh wakil bupati Tubaba pada 9 Maret 2018 di Panaragan. 
Salah satu ketua komisi di DPRD Tubaba, kepada Lampost.co, dirinya menjelaskan sesuai PP nomor 30 tahun 2011 tentang pinjaman daerah, Pemda harus terlebih dahulu mendapatkan persetujuan dari DPRD berupa terbitnya Perda, seharusnya karena ini perda perubahan terlebih dahulu dilakukan pembicaraan tingkat satu (I), tapi entah kenapa Pemda dalam surat itu minta untuk langsung diadakan pembicaraan tingkat II (dua), ujar narasumber yang minta namanya tak disebutkan. 
"Atas kejanggalan tersebutlah kami hingga saat ini belum mau membahas Raperda tersebut," kata dia. 
Pinjaman Pemkab Tubaba kepada PT SMI yang nantinya akan digunakan untuk membangun infrastruktur yang ada di bumi ragem sai mangi wawai sebesar Rp80 miliar untuk membangun pasar modern Pulungkencana sedangkan sisanya untuk jalan lingkar kota kabupaten Tubaba.

Ahmad sobirin







Berita Terkait



Komentar