pilprespilpres2024

Pilpres 2024 Jadi Panggung Kepala Daerah Naik Kelas

( kata)
Pilpres 2024 Jadi Panggung Kepala Daerah Naik Kelas
Ilustrasi. Dok. MI


Jakarta (Lampost.co) -- Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 dinilai bakal berbeda dibandingkan sebelumnya. Sebab, latar belakang calon tidak lagi didominasi tokoh nasional, tapi daerah.

"Pilpres 2024 itu puncak dari proses terjadinya booming kepemimpinan kepala daerah maju ke kontestasi tingkat nasional," kata Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia dalam konferensi pers virtual Sentimen Publik Nasional terhadap Kondisi Ekonomi-Politik Tahun 2020 dan Prospek 2021, Selasa, 29 Desember 2020.

Dia menuturkan hal itu terlihat dari survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) pada 23-26 Desember 2020. Sebanyak lima besar calon yang dipilih responden, hanya dua tokoh nasional yang memiliki elektabilitas cukup tinggi.

Mereka yakni Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto (elektabilitas 14,9 persen) dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno (elektabilitas 7,9 persen). Sedangkan tiga tokoh lainnya, Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo (elektabilitas 15,7 persen), Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (elektabilitas 11,10 persen) dan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil (7,1 persen).

Politikus Golkar itu menilai hasil survei menunjukkan kinerja para kepala daerah menarik perhatian masyarakat. Sehingga, mereka dianggap layak naik kelas memimpin tingkat nasional.

"Kemampuan mereka yang selama ini diterapkan di tingkat daerah sudah mulai naik di tingkat nasional," ungkap dia.

Dia berharap muncul tokoh daerah lain memeriahkan kontestasi nasional. Bahkan, dia berharap calon yang muncul adalah bupati atau wali kota.

"Silakan saja dibuka selebar-lebarnya sekarang mungkin yang mencuat itu tidak hanya gubernur, mungkin dua atau tiga tahun lagi ada wali kota atau bupati yang berani karena punya prestasi," ujar dia.
 

Winarko







Berita Terkait



Komentar