#Desa#Pekon#Pilkakon

Pilkakon di Pringsewu Taat Prokes, Batal Pakai E-Voting

( kata)
Pilkakon di Pringsewu Taat Prokes, Batal Pakai <i>E-Voting</i>
Sejumlah petugas dari TNI dan Pol PP melakukan pengamanan jelang Pilkakon di Pringsewu. Lampost.co/Widodo


Pringsewu (Lampost.co) -- Sebanyak 48 pekon (desa) di Pringsewu akan menggelar Pemilihan Kepala Pekon (Pilkakon) pada Rabu, 24 Februari 2021. 

 

Salah satu yang akan menyelenggarakan Pilkakon adalah Pekon Podomoro Kecamatan Pringsewu yang menyediakan delapan TPS dan menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. 

Panitia menjadwal sebanyak 3.625 calon pemilih mulai pukul 8.00 sampai 13.00 WIB. Dengan ketentuan, kehadiran calon pemilih dibatasi 50 orang untuk setiap jamnya. 

Pj. Kepala Pekon Podomoro, Dadi Maryadhi, mengatakan, panitia juga membatasi calon pemilih di setiap TPS antara 300 sampai 400 orang.

"Prokes diawasi dengan melibatkan dua orang polisi, satu TNI, satu Pol PP per TPS," kata Dadi, Selasa, 23 Februari 2021. 

Dadi juga mengatakan, calon pemilih wajib memakai sarung tangan plastik dan masker. Panitia pun menyediakan tempat mencuci tangan, alat pengukur suhu (thermogun), dan hand sanitizer.

 

Gagal e-voting

Pekon Podomoro menjadi desa percontohan simulasi pemungutan suara elektronik (e-voting), namun ternyata gagal dilaksanakan.

Dadi menjelaskan, dipilihnya Pekon Podomoro untuk percontohan simulasi e-voting karena calon pemilih sudah masuk dalam aplikasi smart village.

"Tetapi karena tidak adanya sarana dan prasarana pendukung yang dikirim ke Pekon Podomoro, maka e-voting gagal dilaksanakan dan pemilihan sekaligus penghitungan secara akan dilakukan secara manual," kata dia. 

Penunjukkan Pekon Podomoro sebagai tempat simulasi e-voting dilakukan pada 8 Februari 2021. Sementara pelaksanaan Pilkakon digelar pada 24 Februari yang tidak memungkinkan untuk melengkapi sarana yang dibutuhkan.

"Waktunya tidak cukup," kata Dadi. 

"Untuk melaksanakan e-voting perlu komputer, monitor, printer, serta SDM yang memadai," tambah dia. 

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar