#pilkades

Pilkades Serentak Jangan Timbulkan Klaster Baru Covid-19

( kata)
Pilkades Serentak Jangan Timbulkan Klaster Baru Covid-19
Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Lampung Selatan menggelar sosialisasi Perbup soal Pilkades Serentak. Lampost.co/Febi Herumanika


Kalianda (Lampost.co) -- Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) menggelar sosialisasi Peraturan Bupati (Perbup) Lamsel Nomor 12 Tahun 2021 tentang petunjuk teknis tata cara pemilihan, pengangkatan atau pelantikan, serta pemberhentian kepala desa di Kantor Kecamatan Natar. 

Sekretaris Dinas PMD Lamsel Syaripudin mengatakan, tata cara pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak sudah diatur, termasuk teknik pelaksanaannya di masa pandemi covid-19. Menurutnya, tidak ada tawar menawar untuk penerapan protokol kesehatan (Prokes) secara ketat.

"Wajib memakai masker bagi pemilih maupun panitia. Tes rapid bagi bagi panitia dan saksi pun wajib dilaksanakan," kata Syaripudin, Jumat, 4 Juni 2021.  

Baca: Lamsel Mulai Sosialisasi Pilkades Serentak 2021

 

Dalam Perbup juga disebutkan, satu tempat pemungutan suara (TPS) dibatasi hanya untuk 500 pemilih.

"Kalau mata pilihnya banyak, tinggal disesuaikan saja untuk menambah TPS," kata dia. 

Penghitungan suara akan digelar di masing-masing TPS untuk menghindari kerumunan massa. Selanjutnya akan dibuatkan berita acara untuk dipelenokan di desa. 

"Kalau ada panitia dinyatakan positif covid-19 berdasarkan hasil tes antigen, maka akan diganti dengan cadangan yang memang sudah disiapkan, " katanya. 

Camat Natar Eko Irawan mengatakan, panitia dan saksi wajib tes antigen untuk mengantisipasi terjadinya klaster baru Pilkades serentak tahun ini.

"Panitia diharapakan juga untuk mengajak warga agar terus menjaga ketertiban, keamanan, dan kesehatan, " kata Eko. 

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar