pilkadalampung

Pilkada Tiga Kabupaten di Lampung Terancam Gagal

( kata)
Pilkada Tiga Kabupaten di Lampung Terancam Gagal
Ketua KPU Provinsi Lampung, Erwan Bustami. Lampost.co/Triyadi Isworo

Bandar Lampung (Lampost.co): Pagelaran pesta demokrasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 di tiga kabupaten, yakni Lampung Timur, Lampung Tengah, dan Lampung Selatan terancam gagal digelar.

Hal tersebut karena ketersediaan anggaran Pilkada yang tidak mencukupi. Bahkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI sedang galau karena dana tambahan untuk Pilkada serentak 2020 belum juga cair.

Ketua KPU Provinsi Lampung Erwan Bustami mengatakan sebelumnya sudah dilakukan optimalisasi anggaran di 8 kabupaten/kota oleh KPU daerah masing-masing. Optimalisasi untuk penghematan atau efesiansi itu mencapai Rp9.579.546.665.

"Ya kalau kita KPU di daerah mengikuti instruksi resmi pimpinan KPU di pusat," kata Erwan Bustami, Jumat, 26 Juni 2020.

Baca juga: Bandar Lampung dan Lamteng Miliki Kerawanan Tinggi di 2 Konteks IKP Bawaslu

Ia mengatakan sampai hari ini dari laporan 8 KPU kabupaten/kota se-Lampung, hasil koordinasi dengan Pemerintah Daerah ada tiga kabupeten yang sama sekali tidak mengalokasikan tambahan anggaran melalaui APBD. Ketiga kabupaten tersebut yakni Lampung Timur, Lampung Selatan, dan Lampung Tengah 

"Padahal di tiga daerah ini kebutuhan anggarannya cukup siginifikan. Seperti Lampung Tengah misalnya ada penambahan 890 TPS, Lampung Timur ada penambahan 520 TPS, dan Lampung Selatan 405 TPS," kata Mantan Ketua KPU Kabupaten Way Kanan ini.

Dia mengatakan bahwa kebutuhan anggaran tambahan di Lampung Tengah sekitar Rp12.239.533.000. Kemudian di Lampung Selatan sekitar Rp8.557.080.750. Sementara di Lampung Timur sekitar Rp6.314.947.000.

Ia mengatakan semua kebutuhan tambahan ini di usulkan melalui APBN. 

"Jika dana APBN tidak terpenuhi, maka dari 8 kabupaten/kota di Lampung yang melaksanakan Pilkada, ada 3 daerah ini terancam bisa tidak digelar Pilkada. Karena tidak ada tambahan anggaran APBD di tiga daerah ini. Harapannya kita alokasi anggaran dari APBN," pungkas dia.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar