#PPPK#guru

Iis Memilih Jadi Guru ketimbang Jabatan Kades

( kata)
Iis Memilih Jadi Guru ketimbang Jabatan Kades
Kadrs Baktirasa, Kecamatan Sragi, Lampung Selatan,Iis Wahyudi mengundurkan diri dari jabatannya. Dok Lampost.co


Kalianda (Lampost.co) -- Kepala Desa Baktirasa, Kecamatan Sragi, Lampung Selatan, Iis Wahyudi memilih mengundurkan diri dari jabatannya setelah dinyatakan lolos, dan menerima Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja (PPPK).


Pria yang telah menjabat orang nomor satu di Desa Baktirasa sejak 2019 itu lebih memilih mengabdi sebagai seorang guru di SD Negeri 2 Baktirasa.

“Tekad saya untuk mundur dari kepala desa sudah bulat. Apalagi saya sudah menerima SK PPPK yang diserahkan langsung oleh Bupati Lampung Selatan, beberapa hari yang lalu," kata Iis Wahyudi melalui sambungan telepon, Sabtu, 21 Mei 2022.

Iis mengatakan, saat ini dirinya tengah mempersiapkan pemberkasanan pengunduruan dirinya dari jabatan kepala desa. Rencananya Senin, 23 Mei 2022, akan disampaikan langsung ke Bupati Lamsel Nanang Ermanto.

"Kemarin saya sudah mengundang BPD bahwa niat saya akan mengundurkan diri. Insyaallah, Senin nanti surat pengunduran diri akan saya sampaikan ke Pak Bupati Lamsel yang akan ditembuskan ke BPD, Camat dan Dinas PMD Lamsel," ujarnya.

Sebelum hengkang dari jabatannya, Iis juga tetap berkomitmen untuk menyelesaikan kewajibannya di desa, seperti penyelesaian SPJ dan LPJ kegiatan desa yang sudah berjalan.

"Jabatan kepala desa atau menjadi guru memang merupakan pilahan berat. Namun, saya merasa ilmu akan lebih bermanfaat jika saya memilih sebagai P3K guru. Apalagi basic yang ia miliki adalah sebagai pengajar, dan sudah pernah menjadi tenaga guru honorer sebelum menjabat kepala desa pada tahun 2019," kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Lamsel, Erdiansyah mengatakan, pihaknya akan memantau proses penguduran diri Kepala Desa Baktirasa tersebut. Ia berharap selesaikan tugas-tugasnya sebagai kepala desa sebelum meninggalkan jabatannya bersama aparatur desanya.

"Kami pasti akan pantau sebab masalah ini merupakan hal baru. Kami juga mengharapkan pemerintah Kecamatan Sragi juga dapat membantu langkah-langkah pengunduran diri pak Iis," kata dia.

Winarko








Berita Terkait



Komentar