#Covid-19lampung#beritalampung

PHRI Sesalkan Penyegelan Hotel di Masa Pandemi

( kata)
PHRI Sesalkan Penyegelan Hotel di Masa Pandemi
Penyegelan hotel di Bandar Lampung. Dok


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Provinsi Lampung menyesalkan kebijakan Pemerintah Kota Bandar Lampung yang lakukan penyegelan tiga hotel di Bandar Lampung. Sebab, saat ini dalam kondisi pandemi covid-19. 

"Kami anggap ini tak wajar, karena kondisi saat ini masih Pandemi Covid-19 dan perekonomian sedang menurun apalagi industri pariwisata," kata Sekretaris Umum BPD PHRI Lampung, Friandi Indrawan, saat dihubungi, Minggu, 27 Juni 2021. 

PHRI menyayangkan keputusan dan tindakan tersebut. Apalagi ditengah situasi bencana nasional darurat kesehatan saat ini memporak-porandakan tatanan kehidupan manusia khususnya terhadap perekonomian.

"Dunia usaha saat ini collaps, di satu sisi pemerintah pusat gencar memberikan keringanan dalam berusaha, seperti bantuan dan lainnya. Namun, hal tersebut justru berbanding terbalik dengan keputusan dan kebijakan Pemkot," jelas Friandi.

Dia mengakui, terdapat anggotanya yang belum menyetorkan pajak, baik pajak hotel maupun restoran. Namun, pihaknya meyakini keterlambatan tersebut akibat kondisi keuangan perusahaan yang sedang buruk. 

"Perusahaan harus memilih pada pilihan yang sulit, membayar pajak tepat waktu atau membiarkan perut karyawan dan keluarganya kelaparan. Pemilik dan manajemen hotel menyadari sepenuhnya menyetorkan pajak adalah kewajiban. Untuk itu mereka terus berusaha memenuhi kewajiban tersebut," tambahnya.

Menurutnya, Pemkot bertindak tak masuk akal kepada dunia usaha. "Banyak daerah di Lampung ini yang justru membebaskan setoran pajak PB1 sebagai wujud Pemerintah hadir membantu dunia usaha di saat sulit ini. Sementara Pemkot bertindak abuse of power (penyalahgunaan kekuasaan)," tegasnya. 

Sementara itu, Sekjen PHRI Pusat, Maulana Yusran, mengatakan akan berkoordinasi dengan PHRI Lampung untuk langkah yang akan diambil selanjutnya. "Kami cukup kecewa atas tindakan Pemkot," kata Maulana.

 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar