#beritalampung#beritabandarlampung#humaniora

PGRI Lampung Nilai Pengangkatan Guru Honorer ke PPPK Menjadi Masalah Tahunan

( kata)
PGRI Lampung Nilai Pengangkatan Guru Honorer ke PPPK Menjadi Masalah Tahunan
Ilustrasi. Foto: Google Images


Bandar Lampung (Lampost.co): Sekretaris Umum Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Lampung Mohamad Ali menilai pengangkatan guru honorer menjadi PPPK jadi masalah tahunan.

Menurutnya pemerintah harus mengambil sikap antara menyelesaikan guru-guru honorer yang belum terangkat meluas melalui PPPK atau meningkatkan kualitas pendidikan akan lebih maju.

"Oke jika ingin prioritaskan guru yang sudah mengabdi lebih lama, persoalannya terus berlanjut. Terus berlanjut pengangkatan guru honorer tiap tahun akan bertambah," katanya, Jumat, 6 Januari 2023.

Masalah ini berlanjut, kata Ali, dikarenakan sekolah mengangkat guru honor baru untuk mengisi kekosongan guru pelajaran yang tidak terisi.

"Nah, berarti harus ada filter sejauh mana kewenangan sekolah untuk guru honor ini, sehingga persoalan ke depan tidak timbul lagi," katanya.

Ia meminta pemerintah membuat peta kebutuhan guru-guru PPPK di tingkat kabupaten maupun kota.

"Sehingga pemerintah pada satu saat menyiapkan guru guru yang siap untuk diangkat (PPPK), siap mengabdi, dan berkualitas. Kayaknya tiap tahun akan terus muncul guru honorer yang harus diangkat, karena memang konsekuensi dari kebutuhan guru itu sendiri," ujarnya.

Namun, ia setuju bila guru-guru yang sudah lama mengabdi belasan tahun bahkan puluhan tahun untuk segera diangkat PPPK oleh pemerintah.

"Tetapi dengan kualifikasi yang tidak berubah, tidak merendahkan mutu. Dalam tanda kutip ya bukan berarti merendahkan mutu dari guru-guru yang diangkat atau sudah mengabdi," katanya.

Ia berharap dengan adanya pengangkatan ini guru-guru dapat lebih berkompeten dan bersahaja.

"Dengan dorongan dorongan PPPK dapat meningkatkan kesejahteraan guru yang sudah menjadi honor puluhan tahun," pungkasnya.

Adi Sunaryo








Berita Terkait



Komentar