Literasi

PGRI Gandeng Lampung Post Bangun Literasi Guru

( kata)
PGRI Gandeng Lampung Post Bangun Literasi Guru
PGRI Lampung menggandeng Lampung Post menggelar seminar literasi Guru Profesional Berani Menulis, Selasa 19 November 2019. Lampost.co/Umar Robani

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Lampung menggelar seminar literasi Guru Profesional Berani Menulis, Selasa 19 November 2019. Kegiatan bertajuk Guru Profesional Bernai Menulis itu bertujuan untuk membangun budaya literasi di kalangan guru.

Ketua PGRI Lampung Suharto mengatakan, kompetensi literasi merupakan kebutuhan bagi pendidikan abad 21. Menurutnya, hal itu menuntut kalangan guru untuk memiliki kemampuan literasi yang baik. Hal itu agar mampu memberi motivasi dan mengajarkan pada peserta didik.

"Karena bagaimana bisa mengajarkan siswa jika gurunya tidak memilki kemampuan literasi," ujar Suharto saat menyampaikan sambutan pada agenda yang digelar di GSG SMAN 2 Bandar Lampung.

Selain itu, kemampuan tersebut juga diperlukan dalam proses kenaikan pangkat. Dalam prosesnya, Suharto menyebut, terdapat kategori pengembangan profesi berjangka. Salah satu indikatornya memerlukan kompetensi literasi yakni publikasi karya ilmiah.

"Jadi kemampuan literasi khusunya menulis mesti dimiliki setiap guru," katanya.

Sementara, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Sulpakar mengungkapkan, tingkat kesadaran masyarakat Indonesia masih rendah. Padahal menurutnya, angka literasi memiliki pengaruh terhadap kemampuan bangsa.

"Untuk kita perlu membangun gerakan literasi dimulai dari keluarga, sekolah, hingga lingkungan masyarakat," tuturnya.

Kemajuan teknologi yang semakin canggih membuat informasi sangat mudah dijangkau. Kemudahan hal membuat masyarakat cenderung menyukai hal-hal yang instan. Hal itu membuat masyarakat malas membaca dan menganalisis.

"Untuk itu guru dan sekolah mesti kreatif  untuk menarik minat literasi siswa, dengan membangun sarana literasi seperti tamab dan perpustakaan serta menyediakan bahan bacaan yang diminati siswa," ujarnya.

Ia mengaku untuk mendukung hal itu, pihaknya kini mengimbau pada pemerintah daerah untuk membangun ruang publik yang memilki perpustakaan. Sehingga menjadi media menularkan budaya literasi pada masyarakat.

"Di desa kelurahan kita minta membentuk kelompok-kelompok gerakan literasi di masyarakat agar kesadaran tumbuh dari bawah," pungkasnya.

Dalam kegiatan tersebut PGRI Lampung menggandeng Lampung Post. Selain itu, PGRI juga menghadirkan pemateri yang berkompeten, yakni Pemimpin Redaksi Lampung Post Iskandar Zulkarnain, dan Guru Besar Pendidikan Unila Sudjarwo.

Kegiatan tersebut diikuti 250 guru dari lima belas kabupaten kota di Lampung. Mereka merupakan anggota PGRI Lampung.

Winarko



Berita Terkait



Komentar