#Pendidikan#Guru-Honorer

PGHM Tuntut Insentif Guru Honor SMA dari Pemkot

( kata)
PGHM Tuntut Insentif Guru Honor SMA dari Pemkot
PGHM Bandar Lampung melakukan kunjungan ke Kantor Lampung Post, Rabu, 12 Januari 2020. (Umar Robbani/Lampost.co)

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Persatuan Guru Honor Murni (PGHM) Bandar Lampung berharap Pemerintah Kota Bandar Lampung perhatikan guru honorer SMA sederajat. Hal itu sampaikan Ketua PGHM Bandar Lampung Tupan saat berkunjung ke Lampung Post, Rabu, 13 Februari 2020.

Ia mengungkapkan, saat ini guru honorer sekolah tingkat atas di Bandar Lampung, jauh dari kata sejahtera. Hal itu karena para guru honorer tidak mendapatkan insentif dari pemerintah.

"Saat ini hanya guru SD-SMP saja yang dapat insentif, SMA-SMK-MA itu tidak," ujarnya, Rabu sore.

Menurutnya tidak adanya insentif tersebut sejak pemindahan wewenang dari pemerintah kota ke pemerintah provinsi. Sejak dikelola oleh Pemprov Lampung honorer murni tidak mendapat insentif.

Kini pihaknya tengah melakukan pemukhtahiran data bagi guru honorer murni di tingkat SMA sederajat. Pihaknya kemudian akan mengajukan data tersebut pemerintah kota Bandar Lampung.

Ia mengaku telah ada 1.100 guru honorer murni tingkat SMA sederjat yang telah terdata. Menurutnya, jumlah tersebut masih akan bertambah.

"Gerakan ini juga dilakukan di daerah lain, juga pemerintah daerah tidak menanggapi, maka akan kita perjuangkan ke pemerintah provinsi," pungkasnya.

Abdul Gafur



Berita Terkait



Komentar