#gajah#konflikgajah#beritalambar

Petugas Awasi Pergerakan Gajah Yang Masih Bertahan

( kata)
Petugas Awasi Pergerakan Gajah Yang Masih Bertahan
Ilustrasi. Foto; Google Images

LIWA (Lampost.co) -- Pasukan gajah liar berjumlah 12 ekor hingga Minggu, 29 September, 2019 masih menjelajahi kawasan hutan lindung yang kondisinya kini telah berubah menjadi areal perkebunan masyarakat itu.

Camat Suoh Novi Andry mengatakan posisi gajah tadi malam masih berada di talang Bandot Pekon Bandingagung atau sekitar perbatasan antara Pekon Bandingagung dengan Roworejo dan Sidorejo dengan radius sekitar 1km dari pemukiman. 

Kendati demikian upaya penggiringan belum dilakukan. Petugas dan masyarakat selama ini sifatnya hanya memantau dan mengawasi pergerakanya saja. Upaya penggiringan belum dilakukan kemungkinan karena situasinya masih terkendali.

"Dari Roworejo gajah bergeser ke talang Bandot Pekon Bandingagung atau didekat perbatasan dengan Roworejo dan mendekati perbatasan dengan Bandarnegeri Suoh" kata Novi Andry.

Radius gajah dengan pemukiman masih sekitar 1km. Kendati demikian masyarakat disana masih melaksanakan aktifitas seperti biasanya. "Masyarakat masih bisa melaksanakan aktifitas seperti biasa. Mungkin karena kondisinya masih aman dan terkendali maka upaya penggiringan belum dilakukan. Selama ini sifatnya masih dipantau dan diawasi saja agar tidak mendekati pemukiman," kata dia.

Untuk menindaklanjuti keberadaan gajah itu, lanjutnya, pihak petugas TNBBS disana dan petugas terkait lainya juga telah menggelar rapat untuk rencana penanganan lebih lanjut.

Menurutnya, sejak kedatangan belasan ekor gajah itu diakui bahwa banyak tanaman petani yang rusak karena selain dimakan juga diinjak-injak gajah terutama tanaman pisang dan lainya.

Berita terkait:

Gajah Masuk Perkebunan Warga Sidorejo Liwa

Ditempat terpisah, Kabid TNBBS wilayah II Liwa Amri, mengakui bahwa keberadaan gajah itu masih berputar disekitar wilayah tersebut. "Masih masuk dan keluar diwilayah situ-situlah," kata Amri.

Ia menambahkan, hingga saat ini petugas pihajnya bersama mitra juga masih tetap melakukan pemantauan dan mengawasi pergerakanya dalam rangka upaya penggiringan.

Eliyah



Berita Terkait



Komentar