#virusjembrana#sapibali#beritalamtim

Peternak Sapi di Lamtim Diimbau Waspadai Serangan Virus Jembrana

( kata)
Peternak Sapi di Lamtim Diimbau Waspadai Serangan Virus Jembrana
Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Lamtim Hanafi KMS Thohir. Foto: Lampost.co/Djoni Hartawan


SUKADANA (Lampost.co)--Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Lamtim imbau para peternak sapi, khususnya jenis sapi bali, agar waspada terhadap kemungkinan munculnya serangan penyakit jembrana. Pasalnya, serangan penyakit yang disebabkan virus jembrana tersebut terdeteksi sudah muncul menyerang dan mematikan puluhan ternak sapi Bali di wilayah kabupaten Lampung Tengah yang berbatasan dengan Kabupaten Lamtim.

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Lamtim Hanafi KMS Thohir, kepada lampost.co, Selasa (15/1/2019), menjelaskan penyakit jembrana disebabkan infeksi bovine lentivirus yang termasuk ke famili retrovirus. Virus jembrana ini hanya muncul menyerang sapi di Indonesia saja. Kemudian, penyakit ini juga biasanya hanya menyerang jenis sapi bali.

"Penyakit yang disebabkan oleh virus jembrana dan bersifat ganas tersebut dapat ditularkan melalui lalat, nyamuk, atau caplak yang mengisap darah sapi yang terjangkit jembrana, lalu ditularkan ke sapi lainnya yang masih sehat," kata dia.

Adapun ciri-ciri ternak sapi terjangkit penyakit jembrana adalah sapi mengalami demam tinggi dengan suhu badannya mencapai 38—42 derajat Celsius, pada bagian kelenjar limfe mengalami pembengkakan hebat, pada bagian selaput lendir mulut sapi ada sebuah luka. Kemudian, sapi yang terjangkit sering kali mengalami pendarahan pada kulit, sapi akan mengalami penurunan nafsu makan sehingga berat badannya mengalami penurunan, ditambah diare yang bercampur dengan darah.

Djoni Hartawan Jaya*







Berita Terkait



Komentar