#peternakan

Peternak Lamsel Dianjurkan Mengasuransikan Ternak Peliharaan

( kata)
Peternak Lamsel Dianjurkan Mengasuransikan Ternak Peliharaan
Ilustrasi Medcom.id


Kalianda (Lampost.co) -- Peternak di Kecamatan Palas dan Sragi, Lampung Selatan, diimbau untuk mendaftar asuransi usaha ternak sapi (AUTS). Hal itu untuk mengantisipasi kerugian dalam beternak sapi. Sebanyak 485 ekor kuota disediakan untuk dua kecamatan itu.


Plt UPTD Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Kecamatan Palas-Sragi, Wartono mengatakan, pada 2022 pihaknya diberikan kuota pendaftaran AUTS sebanyak 485 ekor hewan ternak sapi. Adapun rinciannya, kuota untuk Kecamatan Palas sebanyak 145 ekor dan Kecamatan Sragi sebanyak 140 ekor. Jumlah kuota yang diberikan tersebut AUTS yang telah disubsidi pemerintah.

"Total untuk Palas-Sragi hanya dikasih kuota oleh Dinas Peternakan Lamsel sebanyak 485 ekor sapi dalam pendaftaran AUTS. Silahkan, peternak yang memiliki ternak sapi agar segera daftarkan hewan ternaknya ke AUTS. Program ini untuk antisipasi kegagalan atau kerugian dalam beternak sapi," kata dia, Selasa 14 Juni 2022.

Sejauh ini, kata Wartono, capaian pendaftaran AUTS tersebut baru 83 ekor yang sudah didaftarkan untuk Kecamatan Palas. Sedangkan, di Kecamatan Sragi sudah melebihi target sebanyak 142 ekor.

"Wilayah Kecamatan Palas yang masih banyak kuota, masih ada kuota 62 ekor lagi. Kalau di Kecamatan Sragi sudah mencapai 142 ekor. Artinya melebihi target dan tetap kami daftarkan kelebihan itu," kata dia.

Untuk pendaftaran AUTS dari program Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian itu, kata Wardi, peternak hanya cukup membayar premi sebesar Rp40 ribu. Sedangkan, premi sebesar Rp160 ribu sudah di tanggung pemerintah.

"Untuk klaimnya, peternak akan mendapatkan dana sebesar Rp10 juta per ekor bila ternak sapi mati. Jika ternak sapi itu hilang karena dicuri, maka peternak mendapatkan klaim sebesar Rp7 juta per ekor. Sedangkan, potong paksa karena sakit diklaim sebesar Rp5 juta. Untuk itu, ayo daftarkan ternak sapi agar mendapatkan jaminan, dari PT Jasindo" kata dia.

Winarko








Berita Terkait



Komentar