#sawit#perkebunan

Petani Tidak Menikmati Kenaikan Harga Sawit

( kata)
Petani Tidak Menikmati Kenaikan Harga Sawit
Seorang Petani sawit di Desa Pematangpasir, Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan, sedang mengangkut hasil panen sawit. Lampost.co/Aan Kridolaksono

Kalianda (Lampost.co) -- Harga kelapa sawit di sejumlah kecamatan Lampung Selatan dalam beberapa pekan terakhir ini merangkak naik bertahap dari Rp950 hingga Rp1.500 per kilogram. Namun, kenaikan harga tersebut belum mendongkrak ekonomi petani karena produksi atau hasil panen mengalami penurunan. 

Seperti yang dialami Suko (38), pengepul sekaligus petani kelapa sawit di Kecamatan Ketapang. Menurut dia, harga sawit terus naik, namun di sisi lain hasil panen petani terus menurun. Kondisi itu membuat petani belum menikmati harga tinggi karena hasil panen sawit terus merosot.

“Walau harga naik terus tapi hasil panen terus merosot dampak dari kemarau panjang kemarin. Hal itu membuat pendapatan petani juga tetap jeblok," kata warga Desa Sripendowo, Kecamatan Ketapang itu kepada Lampost.co, Kamis, 16 Januari 2020.

Penurunan produksi sawit, ujar dia, dapat dilihat dari hasil panen petani di beberapa desa Kecamatan Sragi, Ketapang, dan Palas. Biasanya, setiap minggu mampu mengumpulkan 50 ton sawit di tingkat petani yang tersebar di tiga kecamatan tersebut. Namun, sejak akhir tahun 2019 lalu, hanya  menghasilkan sekitar 20—25 ton saja.

"Sepanjang Januari ini harga sawit terus naik namun tidak terlalu fantastis. Kenaikannya rata-rata Rp90—Rp100 per kilo,” ujarnya.

Sementara itu, Heri (42), petani sawit di Desa Gandri, Kecamatan Penengahan, mengaku kenaikan harga TBS tidak dinikmati para petani sawit karena produksi kelapa sawit dari kebun petani justru menurun. “Jika sebelum kemarau panjang Juli 2019 lalu, produksi sawit di lahan seluas satu hektare mampu menghasilkan 1 ton sawit, sekarang cuma dapat 300 sampai 400 kilogram saja.  Jadi tidak ada untungnya buat petani walau harga terus naik namun produksi terus merosot," katanya.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar