#pertanian

Petani Metro Sebut Aman dari Hama Tikus

( kata)
Petani Metro Sebut Aman dari Hama Tikus
Petani sedang membajak sawah di Kelurahan Purwosari, Kecamatan Metro Utara. Lampost.co/Bambang Pamungkas


Metro (Lampost.co) -- Petani di Kota Metro mengaku tidak mengalami kendala pada masa tanam (MT) 1. Curah hujan yang tinggi dan serangan hama tikus tidak begitu mengancam proses penanaman.  

Salah satu petani di Desa Purwoasri, Kecamatan Metro Utara, Ngatiri menjelaskan, pengolahan lahan yang membutuhkan cukup banyak air menjadikan intensitas hujan yang tinggi malah menguntungkan. Sementara hama tikus di beberapa periode terakhir terbilang semakin berkurang.   

"Hal itu terbukti pada saat kami membajak sawah tidak lagi ditemukan kumpulan tikus yang bersarang di persawahan," kata dia, Rabu, 24 November 2021. 

Baca: Metro Sepakat Usulkan UMK Naik Rp25 Ribu

 

Permasalahan yang masih tersisa, kata dia, hanya soal ketersediaan pupuk yang minim. 

"Pengurangan kuota pupuk itu yang menjadi perhatian kami.Kami menerapkan pemakaian pupuk organik sesuai dengan anjuran pemerintah," tambahnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Metro, Herry Wiratno melalui Kabid Pertanian, Herman Susilo mengungkapkan, persawahan di Kota Metro pun aman dari ancaman banjir. Hanya saja, kata dia, sesekali ada luapan sungai Way Sekampung.

"Kalau Way Sekampung meluap kita juga ikut merasakan imbasnya, tetapi tidak terlalu parah," kata dia. 

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar