#pemkablamteng#lampungtengah

Petani Lamteng Disarankan Pakai Pupuk Organik

( kata)
Petani Lamteng Disarankan Pakai Pupuk Organik
Peresmian pabrik pupuk organik Wong Agro, di Kampung Terbanggibesar, Kecamatan Terbanggibesar, Senin, 29 Agustus 2022. Lampost.co/Raeza


Gunungsugih (Lampost.co) -- Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad menilai kehadiran pupuk organik menjadi bentuk sumbangsih terhadap pemerintah dan masyarakat, serta langkah konkret mengatasi kesulitan pupuk di masyarakat.

Sebab, subsidi pupuk yang diberikan pemerintah hanya 60 persen dari kebutuhan. Sementara 40 persen sisanya harus disuplai dari produk yang lain.  

"Inovasi yang dilakukan harus mampu menjawab semua persoalan di masyarakat. Saya berharap ini menjadi kesempatan untuk menjadi solusi petani," kata Musa Ahmah, saat peresmian pabrik pupuk organik Wong Agro, di Kampung Terbanggibesar, Kecamatan Terbanggibesar, Senin, 29 Agustus 2022.

Dia juga meminta Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Holtikultura untuk memperbanyak demplot pupuk organik tersebut.

"Kalau ini jadi solusi, perbanyak demplot. Semua digerakkan untuk mengunakan ini. Siapkan demplot-demplot yang ada," ujar dia.

Sementara itu, Direktur PT. Wong Agro Lestari, Syamsudin,mengatakan produknya telah diuji coba di sejumlah provinsi di Indonesia. Hasilnya melebihi penggunaan pupuk kimia dan dapat diterima petani. 

Dia menerangkan, keunggulan pupuk organik tersebut adalah mengurangi kimia hingga 100 persen, menurunkan biaya produksi, menaikan hasil produksi, mengembalikan kesuburan tanah, menghidupkan cacing, zat renik dalam tanah, mencukupi nutrisi makanan, minuman pada perikanan dan peternakan.

"Kami ingin membangun ketahanan pangan melalui sistem pertanian berkelanjutan," kata dia.

Effran Kurniawan








Berita Terkait



Komentar