#pertanian#beritalampung

Petani Kopi Lambar Diajak Terapkan Model Konservasi Berkelanjutan

( kata)
Petani Kopi Lambar Diajak Terapkan Model Konservasi Berkelanjutan
Petani kopi. Dok


Liwa (Lampost.co) -- Dinas Perkebunan dan Peternakan Lampung Barat (Lambar) mengajak petani kopi di lahan miring agar sejak dini melakukan pola tanam yang mengikuti kaidah-kaidah konservasi dan berkelanjutan.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Lampung Barat, Natadjudin Amran, menjelaskan lahan pertanian dan perkebunan di Lambar sebagian besar berada pada daerah lereng, sehingga memiliki tingkat kemiringan yang tinggi. Selain itu, wilayah tersebut juga memiliki curah hujan tinggi dan rentan longsor.

Kondisi tersebut perlu diantisipasi dengan melakukan pola tanam yang mengikuti model konservasi dan berkelanjutan. Sebab, jika tidak dari sekarang, dikhawatirkan kondisi lahan perkebunan dan pertanian di dapat menjadi rusak dan tidak bisa menghasilkan lagi karena gundul dan berpasir. Terlebih saat ini cuaca tidak dapat ditebak.

"Jika tidak mengikuti kaidah-kaidah konservasi, maka suatu saat lahan yang berada pada daerah miring itu akan menjadi gundul karena tanah sering tergerus, bahkan dikhawatirkan longsor," ujarnya.

Namun, jika pengolahan lahan dilaksanakan dengan menerapkan pola budidaya yang berkelanjutan dan berbasis konservasi, maka diyakini kondisi lahan perkebunan di daerah miring dapat bertahan dengan baik. Selain itu tanaman juga akan memiliki hasil maksimal.

Pola budidaya berbasis konservasi dan berkelanjutan pada lahan yang miring itu dilaksanakan dengan pembuatan teras-teras dan pola-pola tanaman. Hal itu agar ketika hujan, air tidak bisa langsung turun dengan cepat. Sehingga tanah tidak tergerus, tetapi air akan bertahan pada teras tanaman lalu terserap.

Kemudian di teras-teras tanaman, petani juga bisa memanfaatkanya untuk menanam tanaman sebagai sumber pakan ternak. "Budidaya tanaman perkebunan pada tanah miring ini, petani sambil berkebun juga bisa beternak dengan memanfaatkan teras tanamannya," kata dia.

 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar