#petanikopi#beritalambar#bantuanbibit#kopilambar

Petani Kopi Lambar akan Diberi Bantuan Bibit Entris di 2019

( kata)
Petani Kopi Lambar akan Diberi Bantuan Bibit Entris di 2019
Kadis Perkebunan dan Peternakan Lambar Tri Umaryani. Lampost.co/Eliyah

LIWA (Lampost.co) -- Guna meningkatkan produksi kopi, Pemkab Lampung Barat melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan pada tahun anggaran 2019 mendatang melalui APBD kembali mengalokasikan program peremajaan melalui penyambungan dengan menggunakan bibit entris.

Kabid Perkebunan Dinas Perkebunan dan Peternakan Lampung Barat Sumarlin mendampingi Kadis Tri Umaryani, Rabu (21/11/18), menjelaskan menurut rencana program peremajaan kopi melalui penyambungan menggunakan bibit entris itu akan dilaksanakan di lahan seluas 225 Ha.

"Melalui APBD mendatang kita akan menyiapkan sebanyak 22.500 batang bibit entris untuk lahan seluas 225 Ha atau Per Hektar-nya masing-masing sebanyak 100 batang. Bantuan bibit ini sifatnya stimulan jadi kekuranganya diharapkan diupayakan oleh petani itu sendiri.

Program peremajaan tanaman kopi melalui pemberian bantuan bibit entris itu akan diutamakan bagi lahan perkebunan kopi yang kondisinya selama ini belum mendapatkan program peremajaan. Lebih diarahkan kepada tanaman yang kondisinya sudah tua tetapi masih produktif dengan tujuan agar hasilnya lebih maksimal dan lebih produktif. Program ini dilaksanakan karena sampai saat ini masih banyak lahan perkebunan kopi yang belum dilakukan peremajaan sementara kondisi tanamanya sudah tua. Program peremajaan ini dilaksanakan merupakan upaya untuk meningkatkan produksi kopi kedepanya.

Dia menambahkan, program perejamaan melalui bantuan bibit entris ini adalah untuk mendorong para petani agar dapat melaksanakan peremajaan bagi tanaman kopi terutama bagi tanaman kopi yang kondisinya sudah tua.

Selain melalui APBD, kata Sumarlin, pihaknya juga mengusulkan program yang sama kepada pemerintah pusat. Harapanya selain melalui APBD, program peremajaan tanaman kopi juga didapat dilaksanakan melalui anggaran pemerintah pusat.

Eliyah



Berita Terkait



Komentar