#TUBA

Petani di Tuba Dapat Bantuan 8 Ton Pupuk NPK Singkong

( kata)
Petani di Tuba Dapat Bantuan 8 Ton Pupuk NPK Singkong
Direktur Utama PT Pusri, Tri Wahyudi Saleh saat menyerahkan secara simbolis bantuan pupuk NPK Singkong kepada Bupati Tulangbawang, Winarti, Kamis, 03 November 2022. Lampost.co/Ferdi Irwanda


Menggala (Lampost.co) -- PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang menyerahkan delapan ton bantuan pupuk NPK Singkong kepada petani di Kabupaten Tulangbawang.

Direktur Utama PT Pusri, Tri Wahyudi Saleh mengatakan penyaluran pupuk khusus bagi petani singkong itu dalam rangka meningkatkan produksi komoditas ubi kayu.

Dia mengatakan, pupuk NPK Pusri Singkong merupakan produk inovasi terbaru dari perusahaan dengan formula khusus, yang telah disesuaikan dengan kebutuhan tanaman singkong yang mengandung Natrium, Posfor, dan Kalium (NPK).

"Ini merupakan solusi bagi petani singkong agar tidak bergantung dengan pupuk subsidi dengan adanya Permentan Nomor 10 tahun 2022 karena ada pembatasan alokasi pupuk subsidi menjadi sembilan komoditas," kata Tri Wahyudi Saleh, saat membuka sekolah tani di Aula Lantai ll Pemkab Tulangbawang, Kamis, 03 November 2022.

Kehadiran NPK Singkong, kata dia, untuk menjawab keresahan para petani singkong dengan adanya kebijakan tanaman singkong tidak dapat memakai pupuk subsidi setelah terbitnya Permentan Nomor 10 tahun 2022 tentang Tata Cara Penetapan Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi (HET) Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian.

Peraturan tersebut menghapus ubi kayu dan puluhan komoditas tanaman lainnya dalam kelompok prioritas komoditas dengan pupuk subsidi. "Perusahaan melahirkan produk baru ini karena kopi dan singkong menjadi komoditas andalan di Sumatera Selatan dan Lampung," kata dia.

Dalam kesempatan itu, Pusri turut memberikan  edukasi dalam meningkatkan hasil panen dan cara membedakan pupuk palsu yang kerap beredar di pasaran yang kini menjadi keluhan para petani.  "Hari ini kami memberikan edukasi dan bimbingan teknis kepada petani dan akan mengajak petani ke pabrik untuk melihat langsung proses pembuatan pupuk, karena masih banyak petani kita dibohongi dengan beredarnya pupuk palsu," kata dia.

Tri mengaku, perusahaan kini tengah berencana mengembangkan pupuk untuk komoditi lain. "Kami sedang meriset lagi untuk tanaman lada," kata dia.

Bupati Tulangbawang, Winarti mengapresiasi kepedulian PT Pusri terhadap masyarakat Kabupaten Sai Bumi Nengah Nyappur dengan memberikan edukasi melalui program sekolah tani dan penyaluran pupuk NPK Singkong. "Ini sangat bermanfaat bagi petani di Tulangbawang terutama petani singkong," kata dia.

Ia mengajak masyarakat untuk bergerak menanam pendamping beras untuk meningkatkan ketahan pangan di tengah krisis global. Sebab, singkong dapat diolah menjadi sejumlah bahan makanan.  "Kalau ini dilakukan mudah-mudahan tidak akan terjadi yang namanya krisis pangan," ujar dia.

Deni Zulniyadi








Berita Terkait



Komentar