#Kekeringan#krisisAir#Kemarau#Lampura

Petani di Rejosari Sudah Pasrah

( kata)
Petani di Rejosari Sudah Pasrah
Tampak lahan persawahan mengalami kekeringan di daerah Rejosari, Kotabumi, Lampung Utara. Foto diambil Rabu, 4 September 2019. (Foto: Hari Supriyono/Lampost.co)

KOTABUMI (Lampost.co): Petani di Rejosari, Kotabumi, Lampung Utara, kini hanya bisa pasrah. Mereka tidak bisa lagi bercocok taman karena sawah warga kekeringan akibat kemarau panjang.

Marsam, 50, petani padi setempat, mengatakan, jangankan untuk menanam padi di sawah, air bersih buat kebutuhan sehari-hari pun sulit didapat. "Sulit mencari air bersih," kata Marsam kepada Lampost.co, Rabu, 4 September 2019.

Menurut Marsam, banyak warga sudah beralih profesi. Warga terpaksa menjadi buruh pencari rumput untuk ternak sapi dan kambing.

"Upah mencari pakan rumput untuk menopang kebutuhan sehari-hari," terang Marsam.

Hal sama dikatakan Solihin (40), petani padi lainnya. Ia mengatakan dengan kondisi musim kemarau saat ini petani di daerahnya sudah banyak beralih berkerja sebagai pencari rumput untuk pakan ternak.

"Mau gimana lagi, kondisi kemarau saat ini semua lahan sawah kering kesulitan air, dan kami terpaksa beralih berkerja sebagai pencari pakan rumput," katanya.

Dia juga mengatakan wala mencari pakan rumpaut cukup jauh berada di luar daerah namun hasil upah yang diperoleh cukup untuk membantu  memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Hari Supriyono



Berita Terkait



Komentar