Petambakudanggagalpanen

Petambak Udang Rawajitu Terancam Gagal Panen

( kata)
Petambak Udang Rawajitu Terancam Gagal Panen
Udang berumur 10 sampai 45 hari yang mati akibat diserang virus. Dok. Petambak

MENGGALA (Lampost.co) -- Petambak udang di Kecamatan Rawajitu Timur, Tulangbawang, resah akhir-akhir ini. Mereka terancam gagal panen, dan merugi lantaran udang terserang virus.

Anul Muklis salah satu pembudidaya udang di Kecamatan Rawajitu Timur, Tulangbawang, mengatakan benih udang Vaname miliknya yang baru berumur 10 sampai 45 hari tiba-tiba mati mendadak, akibat terserang Myo atau Infectious Myo Necrosis Virus (IMNV).

Dia menuturkan virus menyerang sejak sebulan belakangan ini akibat dipengaruhi peralihan musim yang terjadi.

"Udang tiba-tiba mati sejak Desember 2019 kemarin, karena diserang virus akibat pergantian dari musim kemarau ke musim hujan yang berdampak pada suhu dan PH air di tambak," kata dia, kepada lampost.co, Sabtu, 25 Januari 2020.

Muklis mengaku terancam merugi lantaran benih udang Vaname miliknya dipastikan gagal panen akibat diserang virus. Padahal dalam satu tambak berukuran seperempat hekatare ia harus merogoh kocek Rp15-30 juta. Biaya tersebut dipergunakan untuk membeli pakan, bibit atau benur, dan bahan bakar untuk menghidupkan mesin jenset pemompa kincir.

"Iya kalau kondisinya begini dipastikan rugi. Gimana mau panen kalau benihnya aja sudah pada mati. Balik modal aja enggak kan," kata dia.

Ketua Perhimpunan Petambak Pengusaha Udang Wilayah (P3UW) Lampung Suratman menyatakan virus Myo menyerang ke seluruh tambak milik petambak yang ada di Kecamatan Rawajitu Timur. Virus Myo juga menyerang jenis udang yang dibudidayakan.

"Virus menyerang mulai dari pertengahan Desember 2019 sampai sekarang. Di setiap jalur 90 persen terkena dan menyerang semua jenis udang," katanya.

Dia menuturkan gejala udang yang terinfeksi virus Myo akan menepi ke kolam, otot daging pada udang berwarna putih seperti kapas, kulit udang terkelupas yang diujung ekornya berwarna merah, nafsu makan dan daya ketahanan tubuh udang menurun, dan pertumbuhan udang menjadi lambat.

"Itu gejala-gejala udang kalau sudah terkena virus," tambahnya. 

Winarko



Berita Terkait



Komentar