#Sragi#Tambak#Normalisasi-Sungai

Petambak di Sragi Minta Lima Saluran Air Dinormalisasi

( kata)
Petambak di Sragi Minta Lima Saluran Air Dinormalisasi
Salah satu saluran SPP di Desa Bandaragung, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, beberapa hari yang lalu. (Dok Lampost.co)

Kalianda (Lampost.co) -- Sejumlah petambak di Desa Bandaragung, Kecamatan Sragi, Lampung Selatan, meminta lima saluran di desa setempat agar dinormalisasi. Pasalnya, saluran tersebut mengalami pendangkalan sejak beberapa tahun terakhir.

Adapun kelima saluran itu, yakni saluran SPP Pisang, saluran sekunder Bunut - Umbulbesar, saluran tanggul penangkis Pusingan Bunut, saluran air Kualajaya dan saluran siring tambak Sumberjaya.

Salah satu petambak Desa Bandaragung, Numi Chandra mengatakan petambak mengharapkan kelima saluran di desa setempat dapat di normalisasi pada 2020. Bahkan, permintaan itu sudah diusulkan melalui Musrenbangdes beberapa hari yang lalu.

"Kelima saluran itu sudah banyak mengalami pendangkalan, sehingga air yang ada disaluran itu tidak lancar. Padahal, sebagian besar masyarakat di Desa Bandaragung merupakan petambak," kata dia, Senin, 11 November 2019.

Dia mengatakan kelima saluran itu, yaknu saluran SPP Pisang sepanjang 4 kilometer, saluran sekunder Bunut - Umbulbesar 4 km, saluran tanggul penangkis pusingan bunut 2 km, saluran air Kualajaya 1 km dan saluran siring tambak Sumberjaya 2,5 km.

"Kami selaku petambak berharap usulan petambak bisa direalisasikan. Sebab, ini untuk meningkatkan perekonomian bagi petambak disini. Ini juga untuk memperlancar saluran dan antisipasi kebanjiran," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Bandaragung, Syamsul Anwar mengatakan usulan para petambak tersebut telah direkapitulasi dalam rencana pembangunan (RKP) 2020. Pihaknya akan berupaya mengusulkan normalisasi kelima saluran itu ke Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung (BBWSMS).

"Usulan ini akan kami koordinasikan dengan Pemerintah Kecamatan dan kabupaten. Bahkan, diusulkan ke BBWSMS. Mengingat pentingnya kelima saluran tersebut," kata dia.

Abdul Gafur



Berita Terkait



Komentar