#pariwisata#beritapesibar#wisatalampung

Pesisir Barat Rumuskan Regulasi Wisata Budaya

( kata)
Pesisir Barat Rumuskan Regulasi Wisata Budaya
Kunjungan Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal dan jajaran ke Direktorat Jendral Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, di Jakarta, Selasa (7/1/2020). Foto: Dok

Krui (Lampost.co): Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat segera merumuskan regulasi wisata budaya. Sebagai wilayah yang memiliki potensi wisata bertaraf internasional, Pesisir Barat perlu mendapatkan dukungan dari pemerintah pusat.

Upaya tersebut, dilakukan Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal dengan mengunjungi kantor Kementerian Dalam Negeri di Jakarta, Selasa, 7 Januari 2020. Pada kunjungan itu, Bupati Agus didampingi Sekretaris Dinas Kominfo Pesisir Barat Miswandi, Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Pesisir Barat Ariswandi, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Peisisr Barat Suryadi beserta jajaran staf lainnya. Mereka diterima oleh Staf Khusus Menteri Dalam Negeri Mahendra Jaya, Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Bahtiar, Sekretaris Ditjen Bina Keuangan Daerah A. Fatoni.

Agus mengatakan kunjungannya tersebut sebagai upaya merumuskan formula pariwisata di Pesisir Barat agar dapat memberikan dampak signifikan secara umum berbagai lapisan masyarakat.

"Sebagai salah satu wilayah tujuan wisata internasional, dunia pariwisata kabupaten ini diharapkan mampu mengangkat kesejahteraan dan mendongkrak perekonomian masyarakat yang membawa kemaslahatan umat di Bumi Para Saibatin dan Ulama," ujarnya.

Agus meminta perhatian khusus dan serius dari pihak Kemendagri terhadap Kabupaten Pesisir Barat, sehingga Pesisir Barat segera dapat berkembang dan lebih maju.

"Salah satu bahasan dalam acara audiensi tersebut yaitu agar Kabupaten Pesisir Barat segera merumuskan regulasi wisata budaya seperti yang telah dilaksanakan di Provinsi Bali yang telah memperoleh dukungan dari pemerintah pusat," kata dia.

Sebagai pendukung, pada bidang transportasi, Pemkab Pesisir Barat juga konsentrasi dan serius menjalin kerja sama dengan berbagai perusahaan maskapai penerbangan antara lain Garuda Indonesia, Lion Air, Wings Air, Trans Nusa, NAM Air, Sriwijaya Air, Susi Air dan beberapa maskapai penerbangan lainnya dalam rangka mewujudkan tersedianya sarana tranposrtasi udara dari Bandara M. Taufik Kiemas Krui menuju Bandara Raden Intan II dan sebaliknya. serta membuka penerbangan menuju ke kota-kota besar lainya di Indonesia.

Kata Bupati, penting membuka akses transportasi seluas-luasnya pada darat, laut, maupun udara, untuk menuju dan keluar Kabupaten Pesisir Barat.

Direktur Angkutan Udara M. Kristi Endah Murni berkomitmen akan membantu perizinan rute penerbangan dan bahkan siap melayani dalam waktu 24 jam karena pihanya telah memiliki aplikasi online dalam pelayanan pemberian izin untuk rute penerbangan. 

Kristi juga menyampaikan komitmennya untuk membantu Kabupaten Pesisir Barat dalan menjalin komunikasi dengan perusahaan maskapai penerbangan yang saat ini sedang dalam proses menjalin kerja sama.  
 

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar