#panwaslu#hasilseleksi

Peserta Seleksi Terbuka Panwaslu Lampura Pertanyakan Hasil Tes Tertulis

( kata)
Peserta Seleksi Terbuka Panwaslu Lampura Pertanyakan Hasil Tes Tertulis
Kantor Sekretariat Bawaslu Lampung Utara. Pihak Bawaslu menyatakan hasil tes terbuka peserta seleksi panwaslu setempat. (Foto:Lampost/Fajar Nofrita)


Kotabumi (Lampost.co)--Peserta seleksi terbuka Panitia Pengawas Pemilu (panwaslu) asal Kabupaten Lampung Utara mempertanyakan pengumuman hasil seleksi. Sebab, pengumuman hanya enam besar saja yang lolos, semestinya semua peserta berhak mengetahui hasil uji tertulis CAT.

"Itu yang kami pertanyakan, ini kan model testnya CAT harusnya diumumkan saat uji tertulis itu selesai. Inikan tidak, sampai dengan pengumuman hari ini tidak ada nilainya. Hanya nama mereka yang berhak mengikuti tahapan selanjutnya yang diumumkan," ujar Kiki, peserta yang merasa keberatan dengan mekanisme tersebut, Selasa, 18 Oktober 2022.

Selama ini dia mengaku jika mengikuti ujian CAT hasil nilai mereka bisa dilihat saat selesai mengisi jawaban di komputernya.

"Itu juga yang menjadi pertanyaan, kamikan disana saat tes masuk ke ruangan tidak tidak diperkenankan membawa handphone maupun alat tulis. Semua dititipkan kepada panitia, jadi hanya mengingat," katanya. 

Yang awalnya mendapatkan nilai 67 dari 100 soal yang ada didalam aplikasi dilaksanakan secara online tersebut. Namun nilai tersebut berubah, bahkan tak sampai separuhnya. "Padahal jelas nilai saya 75, tapi jadi segitu. Itu bagaimana saat pertama, apa betul ini," tegasnya.

Peserta lainnya, Jirin, mengatakan sepengetahuannya hasil ujian CAT diumumkan langsung. "Bukti di CPNS, tapi inikan tidak. Sampai dengan terakhir tidak ada nilainya," kata Jirin.

Sementara Ketua Bawaslu Lampura, Hendry Hasim menegaskan bahwasanya seluruh mekanisme itu dilaksanakan oleh provinsi. Termasuk penetapan nama-nama yang lolos uji wawancara atau enam besar. Sehingga tidak ada di dalamnya rekayasa atau lainnya yang ditudingkan peserta.

"Itu dilihat saja nilainya, ada semua di sana kok. Kalau dia betul pasti keluar namanya, dan ini ditetapkan oleh Bawaslu Provinsi Lampung. Dibuktikan tanda tangan komisioner lengkap dibubuhi cap basah," tegasnya.
 

Sri Agustina








Berita Terkait



Komentar