#PesawatJatuh#LionAir#Identifikasi#Basarnas#Jenazah

Pesawat Lion Air Diduga Hancur Setelah Menyentuh Air

( kata)
Pesawat Lion Air Diduga Hancur Setelah Menyentuh Air
Proses evakuasi bangkai pesawat Lion Air JT 610. (MI/Lampost)

JAKARTA (Lampost.co) -- Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Suryanto Cahyono mengungkapkan hingga kini pihaknya masih terus berusaha mencari penyebab kecelakaan jatuhnya pesawat Lion Air JT 610. Di hadapan keluarga penumpang, Suryanto memaparkan hasil temuan dan dugaannya mengenai kecelakaan jatuhnya pesawat series Boeing 737 terbaru, yakni Boeing 737 Max tersebut.

"Serpihan-serpihan ini sudah dalam bentuk kecil. Semua serpihan itu karena pesawat mengalami pecah saat bersentuhan dengan air," ujar Suryanto dalam konferensi pers di Ballroom Hotel Ibis Cawang, Jakarta, Senin (5/11/2018).

Baca Juga : Evakuasi Lion Air Diperpanjang Tiga Hari

Hingga saat ini, Tim Basarnas sudah berhasil menemukan satu black box FDR milik Lion Air JT 610. FDR mencatat kecepatan pesawat, tempratur, kemudi pesawat, dan bidang-bidang kemudi lainnya. Saat ini, beberapa negara telah mengirimkan bantuan untuk turut melakukan investigasi terhadap black box yang ditemukan tersebut.

"KNKT dibantu dengan Amerika, Singapura, Australia, dan Arab Saudi. Masing-masing mengirimkan tenaga ahlinya untuk membedah data dalam FDR," ungkap Suryanto.

Baca Juga : Tes CPNS Butuh Sistem Lebih Baik

Suryanto mengungkapkan, data-data yang ada dalam FDR sudah diunduh dengan baik. Hingga kini, KNKT sedang dalam proses menyelidiki data yang ada dalam FDR. Namun, bagian dari black box lainnya yang dapat memperkuat analisis tim KNKT hingga kini masih belum ditemukan.

"Ada satu kotak hitam lagi yang berisi suara. Mudah-mudahan tim kami bisa segera menemukan," pungkas Suryanto. 

 

 

MI

Berita Terkait

Komentar