#beritalampung#beritapesawaran#covid-19

Pesawaran Berburu Target Vaksinasi Covid-19

( kata)
Pesawaran Berburu Target Vaksinasi Covid-19
Ilustrasi vaksin. Dok/Medcom


Pesawaran (Lampost.co): Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran menggandeng seluruh unsur mulai dari TNI, Polri sampai pihak desa, agar bersama-sama menyosialisasikan pentingnya vaksinasi bagi masyarakat, dalam rangka menekan penyebaran Covid-19 di Bumi Andan Jejama.

Sekertaris Dinkes Pesawaran Andika mengatakan saat ini sudah banyak masyarakat yang menganggap pemberian vaksinasi tidak penting, hal ini yang menyebabkan pihaknya merasa kesulitan dalam mengejar target capaian vaksin.

"Ini yang menjadi kendala kita dalam pelaksanaan vaksinasi kepada masyarakat. Maka dari itu kami menggandeng berbagai elemen masyarakat, unsur Polri dan TNI, serta seluruh petugas yang ada di puskesmas untuk bersama-sama melakukan sosialisasi secara masif kepada masyarakat, bahwa vaksinasi menjadi salah satu cara untuk menekan penyebaran virus Covid-19 ini," ujarnya. Selasa 9 Agustus 2022.

Baca juga: Polisi Tangkap Penadah Motor Curian di Pasir Sakti

Dia mengatakan sampai dengan saat ini capaian vaksin di Kabupaten Pesawaran sesuai dengan KTP Domisili, untuk tahap pertama telah mencapai 88,10%, sedangkan untuk tahap kedua telah mencapai 69,60%. Sementara untuk vaksinasi tahap tiga atau booster telah mencapai 22,32%.

"Dengan data yang ada tersebut, diperlukannya akselerasi untuk pemberian vaksin baik tahap satu, dua, ataupun booster, agar lebih ditingkatkan hingga ke pelosok desa. Semua pusat kesehatan masyarakat kita dorong agar mempercepat pemberian vaksin kepada masyarakat," ujar dia.

Dia mengatakan sampai saat ini pihaknya masih memprioritaskan pemberian vaksin dengan dosis lengkap kepada anak-anak dan masyarakat lanjut usia, mengingat dua golongan tersebut paling rentan terpapar Covid-19.

"Kalau untuk anak-anak memang kita prioritaskan, apalagi saat ini anak-anak sekolah kan sudah mulai pembelajaran tatap muka (PTM) 100%. Tentunya ini menjadi klaster yang harus kita waspadai. Maka dari itu, selain penerpan prokes secara ketat di lingkungan sekolah, pemberian vaksin dengan dosis lengkap juga sangat diperlukan untuk mencegah penyebaran virus di lingkungan sekolah," kata dia.

Adi Sunaryo








Berita Terkait



Komentar