#kriminal#beritalampung

Pesanan Tak Kunjung Datang, Seorang ASN Mengamuk di Warung Bubur

( kata)
Pesanan Tak Kunjung Datang, Seorang ASN Mengamuk di Warung Bubur
Royan usai laporan di Polresta Bandar Lampung. Lampost.co/Salda


Bandar Lampung (Lampost.co) – Seorang aparatur sipil negara (ASN) mengamuk di warung bubur ayam depan Museum Lampung, Jalan ZA Pagar Alam, Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung. Pria yang tidak dikenal identitasnya itu memarahi pedagang bubur, Heri, karena pesanannya yang tak kunjung datang.

Aksi marah-marahnya ASN tersebut pun turut direkam seorang konsumen bubur lainnya, Royan dan melaporkannya ke Polresta Bandar Lampung.

Dalam rekaman video Royan, terlihat pria yang mengenakan seragam batik warna merah dengan pin Korpri di dada kiri, mengamuk dengan mengacungkan tangan dan sempat melempar batu ke arah Royan karena kesal dengan perekaman yang dilakukan itu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pria itu marah dengan alasan lama menunggu pedagang bubur yang tidak mengantarkan pesanan sehingga ASN itu memukul meja dan memarahi pedagang. "Saking kerasnya gebrakan mejanya membuat kuah bubur saya tumpah," kata Royan.

Untuk itu, dia pun langsung merekamnya sambil membela pedagang bubur agar tidak perlu memarahi pedagang. Bahkan, pria itu sempat mengajak pedagang untuk berkelahi, memegang batu, dan mengancam melemparnya ke pedagang.

"Saya sempat tidak terima, saya katakan kepada dia seharusnya sebagai ASN memberikan contoh yang baik. Tapi, orang itu tambah marah dan tidak terima," ujar Royan.

Atas kejadian itu, ia langsung membuat laporan ke Polresta Bandar Lampung didampingi  pengacaranya. "Sekarang sudah di BAP," kata dia.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar