#ojekonline#beritalampung

Pesanan Dibatalkan, Oknum Ojol Ancam Penumpang

( kata)
Pesanan Dibatalkan, Oknum Ojol Ancam Penumpang
Tangkapan layar percakapan antara penumpang dan driver ojol. Lampost.co


Bandar Lampung (Lampost.co) – Siti Mardian Rahayu, warga Hanura, Kabupaten Pesawaran mendapatkan ancaman dari salah satu driver ojek online (Ojol), sesaat setelah membatalkan pesanan. Pengancaman dilakukan melalui pesan singkat WhatsApp. 

Siti mengatakan dirinya memesan ojek daring dari lokasi penjemputan yakni Polsek Tanjungkarang Timur ke Hotel Sahid Bandar Lampung. Namun, pesanan yang dilakukan tak kunjung mendapatkan driver, Ia pun memutuskan untuk membatalkannya.

“Di aplikasi itu tertulis sedang mencari pengemudi, ada kok bukti screenshootnya. Setelah cancel tiba-tiba ada yang WA mengancam, sampai mau tujah gitu kata-katanya,” ujarnya pada Lampost.co. Jumat, 19 Februari 2021.

Siti berharap pihak driver dapat memberikan klarifikasi atas ancaman yang didapatnya. Jika dalam waktu 1x24 jam pihak penyedia layanan tidak memberikan klarifikasi, maka dia akan melaporkannya ke pihak berwajib dengan barang bukti percakapan. “Ini kan masuk pengancaman, kalau tidak ada itikad baik saya lapor ke Polisi,” kata dia.

Atas persoalan itu, Lampost.co mencoba menghubungi pihak layanan ojol tersebut melalui call center dan email. Namun, belum mendapatkan jawaban klarifikasi. Sedangkan nomor telepon oknum tersebut tidak aktif.

 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar