#limbahmedis#beritalampung

Perusahaan Transporter Limbah Medis Didenda Rp25 Juta

( kata)
Perusahaan Transporter Limbah Medis Didenda Rp25 Juta
Limbah medis. Ilustrasi


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Perusahaan transporter limbah, PT Biuteknika Bina Prima, dituntut pidana denda Rp25 juta.

Jaksa Irma Lestari menyebutkan PT Biuteknika melakukan dumping limbah atau bahan ke media lingkungan hidup tanpa izin. Atas kegiatan itu, perusahaan tersebut melanggar Pasal 116 Jo Pasal 104 Undang-Undang RI Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

"Menjatuhkan pidana denda terhadap terdakwa PT Biuteknika Bina Prima yang diwakili direktur perusahaan, Amran sebesar Rp25 juta," ujar jaksa, Jumat, 15 Oktober 2021.

Melanjutkan tuntutan tersebut, majlis hakim direncanakan memberikan putusannya pada 19 Oktober 2021 mendatang.

Untuk diketahui, PT Biuteknika Bina Prima melakukan dumping limbah medis (B3), seperti botol bekas infus, jarum suntik, botol kaca bekas sampel darah jerigen dari sisa kemasan cairan kimia ke lingkungan hidup tanpa izin. 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar