#asuransi#bpjsketenagakerjaan

Perusahaan Diimbau Mendaftarkan Pekerja ke BPJS Ketenagakerjaan

( kata)
Perusahaan Diimbau Mendaftarkan Pekerja ke BPJS Ketenagakerjaan
Kepala Disnaker Bandar Lampung Wan Abdurrahman. Lampost.co/Deta Citrawan

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Bandar Lampung mengimbau seluruh perusahaan swasta yang ada di Kota Tapis Berseri memanfaatkan momen bantuan sosial bagi pekerja yang disalurkan Pemerintah Pusat untuk memberikan jaminan terhadap para pekerjanya. Jaminan dengan mendaftarkan ke BPJS Ketenakerjaan dan membayar kewajiban sehingga pekerja tenang dalam bekerja.

Kepala Disnaker Bandar Lampung Wan Abdurrahman mengatakan sejatinya jaminan terhadap para pekerja harus menjadi perhatian khusus karena bukan tidak mungkin mereka mengalami kecelakaan saat bekerja. Untuk itu, diperlukan suatu pemberian jaminan sebagai bentuk perhatian dari perusahaan.

"Ini harus menjadi perhatian kita bersama terutama bagi perusahaan yang belum mendaftarkan pekerjanya ke BPJS Ketenagakerjaan," ujarnya, Minggu, 30 Agustus 2020.

"Di momen saat ini harus serius mendaftarkan pekerjanya dengan membayar kewajiban sesuai ketentuan, itu berguna untuk membantu si pekerja juga membantu perusahaan apabila terjadi yang tidak diinginkan," katanya. 

Dia menjelaskan apabila perusahaan dengan sengaja tidak memberikan jaminan terhadap pekerja, sesuai dengan UU Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial dapat dikenakan sanksi administratif bahkan pidana. 

"Bagi perusahaan yang tidak mendaftarkan pekerjanya itu tentunya ada sanksi, bisa berupa administratif atau pidana," ujarnya. 

Oleh sebab itu, Disnaker Kota mengajak seluruh perusahaan mematuhi peraturan perundang-undangan yang ada. "Karena iuran itu ditanggung bersama antara si pekerja dan perusahaan, itu bisa saling membantu dan tidak dibebankan mutlak kepada perusahaan saja" katanya.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar