#apsai#anak#perusahaan#beritalampung

Perusahaan Diharapkan Beri Dampak Positif Pada Anak

( kata)
Perusahaan Diharapkan Beri Dampak Positif Pada Anak
kegiatan sosialisasi pembentukan Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI), di ruang rapat Tapis Berseri, Komplek Pemkot Bandar Lampung, Senin, 2 September 2019.

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Seluruh perusahaan yang ada diharapkan dapat memberikan dampak positif, terhadap tumbuh kembang anak yang ada di Bandar Lampung. Lewat Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI), semoga hal itu dapat terwujud.

 

Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Kota Badri Tamam, usai membukan kegiatan sosialisasi pembentukan Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI), di ruang rapat Tapis Berseri, Komplek Pemkot Bandar Lampung, Senin, 2 September 2019.

 

"Kita berharap dengan adanya asosiasi ini peranan dari perusahaan makin meningkat. Karena anak adalah tanggung jawab kita bersama, bagaimana kita membinanya dengan baik," ujar Badri Tamam.

 

Menurutnya, keterlibatan perusahaan sudah berjalan dalam pembangunan anak indonesia khususnya di Bandar Lampung, namun bagaimana lewat APSAI ini dapat lebih ditingkatkan kembali.

 

"Jadi perusahaan baik BUMN, BUMD maupun swasta nanti bergabung dengan kita, sudah kita persiapkan lebih kurang 30 perusahaan bersama-sama bersinergi membangun anak yang sehat, cerdas,  beriman, beretika berbudaya ini yang kita harapkan," kata dia.

 

Keterlibatan secara langsung maupun tidak langsung yang diharapkan oleh Pemerintah Kota, seperti membangun tempat bermain anak,  kemudian kegiatan yang memberikan kontribusi kepada anak, baik pendidikan atau keagamaan.

 

"Organisasi ini bukan hanya dibentuk saja tapi harus ada program, secara terpadu misalnya ada kegiatan seminar anak,  pembangunan ruang ramah bermain anak itu akan kita tingkatkan. Karena target kita Kota Layak Anak (KLA)," harapnya.

 

Sementara itu, Fasilitator Kabupaten/Kota Layak Anak(KLA), Komisi Perlindungan Anak(KPA) Toni Fisher mengatakan, APSAI Bandar Lampung ini merupakan yang pertama di Provinsi Lampung.

 

"APSAI merupakan salah satu indikator penting dalam pemenuhan indikator penilaian KLA, yang dalam waktu dekat Insyallah akan di SK kan pak Wali Kota," tuturnya.

 

Toni mengatakan perusahaan-perusahan yang akan terlibat di APSAI kota Bandar Lampung yakni sekitar 30 perusahaan.

 

"Dari 30 perusahaan ini kita sudah serahkan drafnya untuk masuk dalam struktur kepengurusan APSAI," jelasnya.

 

Pihaknya berharap pemenuhan hak anak dapat dicakup oleh semua pihak, agar seluruh program yang ada dapat ramah anak. "Harapan kita semua elemen dapat ikut memenuhi hak anak, juga dari dunia usaha mulai dari produksinya harus ramah anak,"  ujarnya. 

Deta Citrawan

Berita Terkait

Komentar