#beritalampung#beritabandarlampung#sigajah

Perusahaan Didorong Buka Peluang Kerja Melalui Aplikasi SiGajah

( kata)
Perusahaan Didorong Buka Peluang Kerja Melalui Aplikasi SiGajah
Kepala Disnaker Provinsi Lampung Agus Nompitu. Lampost.co/Atika Oktaria


Bandar Lampung (Lampost.co): Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Lampung mendorong perusahan yang ada di Lampung untuk bisa secara aktif berkontribusi dalam menjalankan program Pemprov Lampung yang dituangkan di dalam aplikasi SiGajah. 

Kepala Disnaker Provinsi Lampung Agus Nompitu menjelaskan jika saat ini tercatat ada lebih dari 9 ribu perusahaan di Lampung, namun hanya 2 persen saja atau hanya 180 perusahaan yang terlibat di dalam aplikasi SiGajah. 

"Aplikasi SiGajah ini hadir dengan lengkap, ada fitur untuk membuka lowongan magang atau SiGajah Magang, fitur pelatihan atau SiGajah Latih, fitur konsultasi atau SiGajah konsul dan lowongan pekerjaan atau SiGajah kerja," kata Agus Nompitu, Kamis, 18 Agustus 2022. 

Baca juga: Penetapan Kenaikan Tarif Ojol Dinilai Kontradiktif dan Membebani Masyarakat

Dari sejumlah fitur tersebut, kata Agus, program SiGajah masih harus mendapat dorongan serta ajakan ke perusahaan agar kegiatan mencari bibit sumber daya manusia (SDM) yang unggul dapat terlaksana. 

"Saya berharap dari SiGajah ini akan banyak mengumpulkan tenaga kerja baru. Bayangkan misalkan 9 ribu perusahaan membuka satu lapangan kerja, berarti sudah ada 9 ribu orang yang terserap. Apalagi bisa menyerap sampai 10 orang dalam satu perusahan berarti sudah ada 90 ribu orang yang diperdaya," kata dia. 

Menurutnya, sosialisasi dan dorongan mesti dilakukan untuk bisa mendapat kualifikasi seperti apa yang diperlukan baik pencari kerja maupun penerima kerja. "Dua-duanya kita temukan. Harapannya nanti perusahaan lebih transparan untuk mengumumkan lowongan dan upaya menekan tingkat pengangguran di Provinsi Lampung," ujar dia. 

Ia menjelaskan jika tingkat pengangguran terbuka di Lampung pasti akan menurun dengan SiGajah, saat ini tercatat angka pengangguran penurunan di angka 4,31% yang sebelumnya 4,54 persen.

"Alhamdulillah kemarin sudah turun di angka 4,31% (pengangguran) dan angka itu terendah nomor 3 di Sumatera. Jadi kita berharap dengan aplikasi ini bisa lebih menyerap lagi," harap dia. 

Kedepan Agus menjelaskan jika akan ada fitur lain yang akan memberikan pelayanan prima diantaranya aplikasi SiGajah akan menjadi database ketenagakerjaan di Lampung.

"Jadi kalau orang mau cari data tenaga kerja bisa. Sehingga bisa dilihat detail, selain itu ada data perusahaan yang memberikan BPJS Ketenagakerjaan maupun BPJS Kesehatan nanti akan terlihat mana yang tercover atau tidak," ujar dia. 

Kemudian nanti aplikasi ini juga ke depan akan menjadi database bagi pekerja migran di Lampung. "Karena kita merupakan lima provinsi penyumbang pekerja migran di Indonesia, hal ini sebagai upaya pelayanan digitalisasi yang akurat dan memberikan kemudahan," katanya. 

Bahkan, ia mengatakan termasuk hal-hal terkait masalah tenaga kerja dan laporan. Seperti suatu perusahaan tidak memberikan hak karyawan mulai dari tunjangan hari raya (THR), tunjangan lain-lain, dan sebagainya. "Kita dorong agar fitur layanan yang memudahkan bagi masyarakat bisa terus dikembangkam dalam aplikasi SiGajah," katanya. 

Sementara itu Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto mengatakan apilikasi SiGajah pada perusahaan khususnya di Provinsi Lampung dapat dimanfaatkan perusahaan agar tidak perlu lagi mengeluarkan dana untuk pemasangan iklan lowongan kerja di media.

"Saya menilai aplikasi ini sangat bermanfaat sebagai implementasi reformasi birokrasi dengan memberikan pelayanan publik yang lebih baik dan profesional untuk tercapainya pembangunan sumber daya manusia di Provinsi Lampung demi mewujudkan Rakyat Lampung Berjaya,” ujar Fahrizal.

Adi Sunaryo








Berita Terkait



Komentar